BeritaKaltim.Co

Valentin Day Satpol PP Terjunkan Dua Pleton Minimalisir Seks Bebas

Iramsyah S.SosTANJUNG REDEB, BERITAKALTIM.COM – Untuk meminimalisir terjadinya seks bebas dikalangan remaja, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan melakukan kerjasama dengan aparat TNI dan Polres Berau, untuk melakukan pengawasan terkait menjelang maupun pelaksanaan Valentine Day atau Hari Kasih Sayang yang jatuh pada tanggal 14 februari nanti.
Menurut Kapala Satpol PP Kabupaten Berau, Iramsyah S.Sos Valentine Day tiap tahun dirayakan oleh seluruh warga didunia, budaya barat tersebut juga sudah menjadi magnet bagi pasangan muda maupun pelajar yang ada di Indonesia dan hingga kini makin berkembang, tak terkecuali di Kabupaten Berau.
Kata Iramsyah, perayaan ini dikhawatirkan disalah gunakan oleh pasangan muda-mudi apalagi pelajar, untuk melakukan hal-hal yang menyimpang dari norma agama, misalnya pesta minuman keras hingga hubungan seks bebas dengan pasangan.
“Seperti yang terjadi pada tahun 2015 lalu, menurut informasi menjelang perayaan valentine day penjualan kondom dibeberapa apotik dan toko obat mengalami peningkatan yang signifikan, dan sebagian besar para pembeli adalah muda-mudi dan pelajar,” Terangnya.
Kepala Satpol PP Iramsyah menegaskan, pihaknya akan menerjunkan jajarannya ke lapangan, dan akan melakukan bekerjasama dengan aparat TNI dan Polres Berau guna mengawasi pelajar dalam merayakan Valentine Day.
Dijelaskannya, untuk pengawasan pihaknya akan menerjunkan sekitar 2 pleton Satpol PP. “ Nanti sasaran operasi yang akan dilaksanakan antara lain dibeberapa THM, Kos-Kosan, hotel hingga Homestay,” ujarnya.
Iramsyah juga menghimbau kepada orang tua, agar dapat memberikan pengawasan kepada anak-anak mereka khususnya yang masih berstatus pelajar menjelang valentine day, bahkan pada keseharian mereka dalam bergaul.
“Disinilah peran orang tua sangat dibutuhkan, untuk melakukan pengawasan lebih intens terhadap tindak tanduk anaknya, agar tidak melakukan perbuatan yang menyimpang dari norma – norma agama,” pungkasnya. #hel

Comments are closed.