BeritaKaltim.Co

Pejabat Setkab Teken Perjanjian Kinerja Untuk Tingkatkan Kualitas

Pj Bupati dan Plt Sekda Saksikan Penandatanganan  perjanjian kinerjaTENGGARONG, BERITAKALTIM.COM – Untuk meningkatkan kualitas kinerja, pejabat Esselon II, III, dan IV dilingkungan Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menandatangani Perjanjian Kinerja tahun 2016, pada apel pagi yang diikuti pegawai diligkungan Setkab Kukar, di halaman kantor Bupati Kukar, Senin (15/2/2016) pagi.
Penandatanganan Perjanjian Kinerja tersebut diawali oleh Plt Sekretaris Daerah H Marli, sebagai bentuk komitmen kepada Pj Bupati H Chairil Anwar. Selanjutnya penandatanganan diikuti oleh para Asisten dilingkungan Setkab Kukar, lalu para Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian.
Pj Bupati Kukar Chairil Anwar mengatakan, bahwa Perjanjian Kinerja yang telah dibuat sebagai kontrak kerja antara atasan dan bawahan selama satu tahun kedepan, harus dilaksanakan sungguh-sungguh dengan penuh rasa tanggung jawab, “Ini untuk mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel, serta berorientasi pada hasil,” ujarnya.
Dalam Perjanjian Kinerja itu, disebutkan bahwa masing-masing pejabat berjanji mewujudkan target kinerja kepada atasannya (misalnya Esselon IV berjanji kepada Esselon III, Eselon III kepada Esselon II), hal tersebut dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.
Untuk diketahui dalam Perjanjian Kinerja tersebut berisi Sasaran Staretgis, Indikator Kinerja dan Target Kinerja, kemudian Program/Kegiatan dan jumlah anggarannya.
Sedangkan para atasan dalam Perjanjian itu, akan melakukan supervisi yang diperlukan, melakuan evaluasi terhadap capaian kinerja dari perjanjian tersebut dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka pemberian penghargaan dan sanksi.
Misalnya Esselon IV, sebagai pejabat operasional disamping menjalankan dan menjabarkan sebagian tupoksinya untuk didelegasikan kepada staf, juga melaksanakan penjabaran sebagian uraian tugas dari eselon III bersangkutan, termasuk melaksanakan perintah lainnya baik secara lisan maupun tertulis sebagai kegiatan tambahan, begitu seterusnya berlaku terhadap pejabat setingkat diatasnya sampai kepada Pimpinan puncak dalam satu SKPD.
Dalam perjanjian tersebut, disebutkan bahwa keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab yang disebut pihak pertama atau eselon terendah dalam perjanjian itu. #Hms-Wn

Comments are closed.