BeritaKaltim.Co

Pesan Gubernur, Jangan Sering ke Jakarta

Prosesi pelantikan 6 kepala daerah di Kaltim oleh Gubernur Awang Faroek Ishak.
Prosesi pelantikan 6 kepala daerah di Kaltim oleh Gubernur Awang Faroek Ishak.

SAMARINDA, BERITAKALTIM.com –Pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji jabatan para walikota/wakil walikota dan bupati/wakil bupati terpilih hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 9 Desember 2015 lalu dilantik Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak pagi tadi, Rabu (17/2/2016)di Plenary Hall Samarinda Convention Center Jalan Wahid Hasyim Sempaja, Samarinda.

Pengambilan sumpah dan janji jabatan ini dilakukan sesuai UU nomor 8 tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, pelantikan bupati/walikota dilakukan gubernur di ibukota provinsi.

Dari sepuluh kabupaten/kota di Kaltim hanya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang belum melaksanakan pilkada karena masa jabatan bupati dan wakil bupatinya berakhir di tahun 2018. Karenanya, pesta demokrasi lima tahunan di Kaltim dihelat serentak oleh sembilan kabupaten/kota.

Meski demikian, hanya enam kepala daerah yang dilantik, antara lain kepala daerah terpilih Paser, Samarinda, Mahakam Ulu (Mahulu), Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), dan Berau.

Kepala daerah yang masa jabatannya berakhir di atas 17 Februari seperti Balikpapan, Bontang dan Kutai Barat menunggu jadwal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menurut rencana, pelantikan tiga daerah itu dilaksanakan pada Maret dan Juni mendatang.

Bupati dan walikota sebagaimana dimaksud dalam pasal 162 (2) UU nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada dan pasal 161 (3) disebutkan, memegang jabatan selama lima tahun terhitung sejak tanggal pelantikan dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya satu kali masa jabatan. Artinya, waktu pelantikan sama dengan masa berakhirnya jabatan kepala daerah.

Masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Bontang berakhir pada 23 Maret 2016, Kutai Barat (Kubar) berakhir pada 9 April 2016 dan Balikpapan pada 28 Mei 2016.

Pelantikan dihadiri sekitar tiga ribuan undangan, terdiri dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim dan kabupaten/kota, seluruh anggota DPRD Kaltim dan kabupaten/kota, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemprov, serta instansi vertical. Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan pimpinan partai politik.

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dalam sambutannya mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik dilantik agar mendekatkan diri ke masyarakat.
“Bekerja dengtan baik, dengan amanah, dekatlah dengan masyarakat. Jangan sering ke Jakarta,” ujarnya.

Pada pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut tidak terlihat acara hiburan istimewa. Hanya ada paduan suara yang membawakan lagu daerah sebelum acara dimulai. Selebihnya, menyanyikan lagu Indonesia Raya saat acara dimulai.

Selain pengambilan sumpah dan janji jabatan kepala daerah terpilih itu dirangkaikan pula dengan acara pelantikan dan serah terima Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten/kota, pelantikan Ketua Dekranasda kabupaten/kota dan pelantikan Ketua Bunda PAUD kabupaten/kota masa bhakti 2016 – 2021
Acara serah terima jabatan dilaksanakan di kabupaten/kota masing-masing.#riv

Comments are closed.