BeritaKaltim.Co

FKPT Hadirkan BNPT Di Kaltara Cegah Terorisme

TANJUNG SELOR, BERITAKALTIM.com- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Utara (Kaltara), bulan April 2016 ini mengadakan sederet kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan radikalisme dan terorisme. Kegiatan ini, dipusatkan di Kota Tarakan dengan melibatkan semua unsur masyarakat, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan kelompok kepemuadaan di Kaltara.

Sekretaris FKPT Kaltara, Agustian, S.PT mengatakan, kegiatan yang digelar FKPT Kaltara ini tentunya dihadiri langsung oleh petinggi BNPT, terutama dibidang deradikalisasi dan pencegahan. Kegiatan ini lanjut Agustian, merupakan program kerja nasional yang telah disepakati di rapat kerja nasional yang dilaksanakan Februari 2016 lalu di Jakarta.

Mengingat Kota Tarakan, pintu gerbang keluar masuknya banyak orang di Kaltara, maka kegiatan tersebut dipusatkan di Tarakan. Apalagi, tarakan merupakan daerah yang nota bene menjadi daerah perlintasan pelaku teroris di Indonesia. Bahkan sejak, tahun 1996 kelompok teroris lintas internasional Abdurahman Ayyub dan teman-temannya, telah keluar masuk di daerah ini. Begitu pula Santoso yang kini masih diburu oleh Satgas Operasi Tinombala, Poso, Sulawesi Tengah, pernah tinggal di Tarakan.

“FKPT Kaltara serius tangani pencegahan radikalisme dan terorisme di daerah. Tinggal bagaimana masyarakat Kaltara mendukung keberadaan FKPT,” kata Agustian.

Bicara mengenai wilayah Kaltara kata Agustian, luas daratannya dua kali dari luas Provinsi Banten. Sehingga dengan luas daratnya itu, sangat berpotensi untuk ditempati para pelaku teroris untuk menyiapkan perencanaan aksinya. Lain lagi luas lautnya yang merupakan poros maritim wilayah Indonesia Timur.

“Jalur laut Kaltara ini, strategis karena Kaltara masuk poros maritim di wilayah Indonesia Timur. Bisa dibayangkan, maritim Kaltara berbatasan langsung dengan Malaysia, terus Mindanao, Tawi-Tawi, hingga Filipina,” urai Agustian lagi. #Ism

Comments are closed.