BeritaKaltim.Co

Ketua DPRD Samarinda: Wali Kota Perlu Prioritaskan Bonus Atlet Disabilitas

SAMARINDA.BERITAKALTIM.COM-Ketua DPRD Samarinda, Alphad Syarif memandang perlu Wali Kota Samarinda, H Syaharie Jaang memprioritaskan penganggaran bonus bagi atlet penyandang cacat (disabilitas) Kota Samarinda di APBD-Perubahan Kota Samarinda 2016.

“Saya akan catat dan minta Komisi IV DPRD Samarinda memperhatikan hak atlet tersebut. Dispora Kota Samarinda harus memasukkan usulan melalui Bappeda, dan setelah itu memberitahukan ke saya dan Komisi IV,” kata Alphad Syarif.

Atlet penyandang disabilitas dari Kota Samarinda yang berprestasi di Pekan Paralimpic Provinsi (Peparprov) Kaltim Ke-III, April 2015 lalu, belum bisa menerima bonus sebab, dana untuk bonus belum tersedia di APBD Murni Kota Samarinda Tahun 2016. Dana yang diperlukan untuk bonus lebih kurang Rp6 miliar.

Menurut Alphad, dia baru mengetahui dan mendengar bonus atlit disabiltas Samarinda belum dibayar, dari itu di APBD-Perubahan wali kota perlu memprioritaskan dan mengingatkan TPAD (Tim Panitia Anggaran Daerah) tidak lupa memasukkannya di usulan nanti. “Kalau untuk bonus atlit disabilitas itu, rasanya pemerintah bisa menyediakan anggarannya, kan tidak besar juga,” ungkapnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Samarinda, Ibnu Araby menjelaskan, bonus atlet disabilitas memang belum bisa dibayarkan di APBD Murni 2016 karena, seperti diketahui ada kekurangan dana. Dari itu penyedian dana untuk bonus baru akan diusulkan di APBD-Perubahan Kota Samarinda Tahun 2016. “Apabila dana tersedia nanti di APBD-Perubahan, maka proses pemberian bonus baru bisa direalisasikan akhir tahun 2016,” ujarnya.

Dari itu pula dia atas nama Pemkot Samarinda, saya minta maaf atas keterlambatan pemberian bonus. Tapi Pemkot akan berusaha bisa dialokasikan di APBD-Perubahan.

“Kondisi keuangan yang memaksa bonus itu belum bisa dibayar,” ucapnya.

Menurutnya, penghitungan dana yang harus disediakan sudah selesai, kelengkapan administrasinya juga sudah dituntaskan. Jumlah dana untuk bonus sekitar Rp6 miliar.

“Kita berharap usulan bonus atlit disabilitas itu nanti dapat prioritas untuk diakomodir DPRD Samarinda,” kata Ibnu lagi.

Peparprov) Kaltim Ke-III di Samarinda dilangsungkan tanggal 1-5 April tahun 2015 dan diikuti 750 atlit berasal dari Balikpapan, Berau, Kubar, Kukar, Bontang, Kutim dan Samarinda.

Peparprov III ini mempertandingkan 13 cabang olahraga yaitu atletik, judo tuna netra, renang, tenis meja, bulu tangkis, angkat berat, voli duduk dan lainnya. “Venue yang digunakan diantaranya renang di Segiri, atletik di Sempaja dan beberapa tempat pertandingan lainnya yang terdekat,” imbuhnya

Sementara Ketua PB NPC Samarinda Syaharie Jaang mengatakan, Peparprov III tersebut merupakan ajang prestasi bagi penyandang disabilitas di bidang olahraga “Jadi memang kalau untuk yang normal itu Porprov tetapi ini Perparprov bedanya hanya mereka memang memilki kekurangan, tetapi memilki semangat yang sama untuk berprestasi dengan yang normal,” kata Jaang.#Intoniswan

Comments are closed.