BeritaKaltim.Co

Calon Direktur PDAM Diuji Bupati dan Wabup Berau

417.indd

User comments
User comments

TANJUNG REDEB, BERITAKALTIM.com- Tahapan rekrutmen direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah,Kabupaten Berau telah sampai pada proses wawancara Bupati dan Wakil Bupati Berau, Selasa (19/4/2016).

Tampak pagi hari, tiga calon direktur PDAM Tirta Segah ini didampingi Kabag Ekonomi Thamrin secara bergiliran memasuki ruangan kerja Bupati Muharram S Pd MM dan ruangan kerja H Agus Tantomo.

Mereka yang bertarung pada tahap ini Abdul Rasyid SE,ST pengusaha muda asal Bontang yang tergabung di HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ), juga masih menjabat sebagai ketua KNPI Bontang. Rasyid optimis berlaga di bumi batiwakkal, karena menurut Rasyid, di era MEA (masyarakat ekonomi Asean), tidak orang dari Bontang saja yang akan memasuki kota Berau baik itu untuk berbisnis bahkan kemungkinan besar dari luar negeri.

Rasyid tampak tenang keluar dari ruang Wabup dan memasuki ruang Bupati, dan setelah sekian menit keluar duduk bersama staf bagian Ekonomi Pemkab Berau ditanya apa saja yang dilontarkan pertanyaan baik Bupati maupun Wabup, Rasyid menyebutkan jika Bupati seputar pelayanan kepada masyarakat yang intinya atau bermuara membuat rakyat senang. Sedangkan Wabup Agus seputar dunia usaha dan berkaitan dengan PDAM.

Rasyid optimis untuk bisa menjalankan amanah jika dirinya terpilih menjadi pemimpin sekaligus pelayan masyarakat, yang mana air bersih adalah kebutuhan hidup masyarakat.

Sedangkan yang kedua adalah putera asal Banua, Syahril SE M Si, cukup akrab di kalangan masyarakat Berau, karena Syahril Putera kelahiran Sambaliung Kabupaten Berau. Dia juga Direktur keuangan di PDAM Tirta Segah, kiprahnya di dunia air bersih semenjak tahun 2004 yang ketika itu direktur PDAM dijabat oleh Soprediansyah.

Karir Syahil cukup bagus, bahkah pernah mengikuti seleksi direktur PDAM , hanya saja kala itu Syahril harus mengakui, Bahriansyah lah yang memenangkan pertarungan menduduki kursi Direktur PDAM.

Syahril kali ini tetap optimis bertarung dengan lawan lawannya apalagi keduanya dari Bontang, dengan segenap kemampuannya. Syahril yang juga dosen di STIEM Tanjung Redeb ini berupaya untuk bisa memimpin pasca Bahriansyah yang berakhir dalam waktu dekat.

Petarung terakhir adalah Adief Mulyadi M Si, mantan direktur PDAM di kota Taman Bontang, jabatannya telah berakhir. Lelaki yang juga pernah menjabat sebagai anggota KPU selama 2 periode di Bontang ini juga sangat percaya diri dan optimis. Ada perbedaan antara Bontang dan Berau.

“Di Bontang sumber air yang kita ambil adalah air tanah, sementara di Berau air Sungai,”’ ungkapnya.

Namun pada akhirnya semua akan kembali kepada pengelolaan dan pelayanan kepada masyarakat, yang mana mengikuti pada slogan membuat rakyat senang, artinya PDAM tidak mengecewakan masyarakat.

Sebelumnya tiga orang calon pemimpin PDAM ini berlaga bersama 5 calon lain dan diseleksi berdasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan. Salah satu pengujinya adalah DR Aji Sofyan Effendi dari Fakultas Universitas Mulawarman.

Dalam waktu dekat pengumuman Direktur PDAM akan dipublikasikan oleh Bagian Ekonomi Pemerintah Kabupaten Berau. #MAR

Comments are closed.