BeritaKaltim.Co

Bocah 5 Tahun Itu Mengakui Digarap Suami Pengasuhnya

SANGATTA, BERITAKALTIM.com – Kepolisian Resort (Polres) Kutai Timur kembali menangani kasus pencabulan anak bawah umur. Korbannya bocah berusia 5 tahun di Sangatta utara.
Dari keterangan yang dihimpun media ini, pelaku diketahui adalah AR (47) seorang buruh harian yang tinggal Jalan Yos Sudarso III,RT. 034, Kelurahan Teluk Lingga, Kecematan Sangatta Utara
Kapolres Kutim AKBP Anang Triwidiandoko didapingi Plt Kasat Reskrim Iptu M Rauf mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan orang tua korban di Polsek Sangatta.
“Awalnya, pelapor sedang baring-baring di Kamar rumahnya bersama dengan Anak perempuannya yang berusia lima tahun, kemudian anaknya pamit untuk kencing ke kamar mandi, setelah anaknya kembali dari kencing kemudian mengeluh merasa perih pada kemaluannya dan pelapor menanyakan; Perih Kenapa?”katanya.
Selanjutnya sambung Rauf, bocah itu menceritakan bahwa pada hari Senin, tanggal 25 April 2016 sekira jam 11.00 wita telah mendapatkan perlakuan tidak senonoh (cabul) yang dilakukan oleh Pelaku yang juga merupakan suami dari pengasuhnya.
“Kemudian Orang tua korban kembali menanyakan kepada anaknya; “Diapain?”,Bunga pun mencerikan kepada ibunya, kalau pelaku telah melakukan oral pada bagian kelamin korban,”ungkapnya melalui Press rilis.
Kata polisi, korban melakukan aksi bejat di rumah AR, tepatnya di dalam kamar anaknya. Korban mengaku kalau celana dalamnya di pelorotin, setelah itu pelaku dengan leluasa melakukan oral kepada korban.
“Setelah mendengar cerita tersebut, oranguta korban membawa anaknya ke Rumah Sakit Meloy Sangatta untuk diperiksakan ke Dokter, dan setelah mendapatkan keterangan dari Dokter UGD Rumah Sakit Meloy Sangatta kemudian ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sangatta
Utara,“ jelasnya.
Polisi langsung bergerak cepat untuk menangkap pelaku. “Korban melaporkan kejadian ini di Polsek Sangatta pada Senin, 25 April 2016, Sekitar Jam 21.30 wita,”katanya.
Dia menambahkan, hari itu pelaku langsung ditahan dan dijebloskan ke dalam sel tahan Polsek Sangatta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. #im

Comments are closed.