BeritaKaltim.Co

Buaya di Sebuku Nunukan Memangsa Krisman

NUNUKAN, BERITAKALTIM.com- Naas nasib Krisman (40) warga Desa Pembeliangan Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan ini. Niat hati mau menarik kayu yang hanyut di sungai menggunakan perahu kecil untuk dijual, malah diterkam buaya. Peristiwa tragis tersebut terjadi di sungai Sebuku pada Selasa sore sekitar pukul 15:00 Wita.

Kepala Basarnas Nunukan Octavianto mengatakan, Tim SAR langsung meluncur ke tempat kejadian perkara begitu mendapat laporan warga dan melakukan upaya pencarian hingga pukul 21:00 Wita.

“Laporan yang masuk ke kita pukul 19.45 Wita. Kita langsung meluncur ke TKP di Gunung Patah dan melakukan pencarian. Namun hingga pukul 21.00 Wita upaya pencarian belum menemukan korban,” ujarnya, Selasa (10/5/2016).

Isteri korban Simang (30) yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut belum bisa bicara banyak terkait kejadian yang menimpa suaminya karena masih shock. Dari laporan warga, korban diterkam buaya saat berada diatas rakit kecilnya untuk menarik kayu yang hanyut di sungai. Rencananya kayu tersebut akan dibelah untuk dijual.

“Istrinya di pinggir sungai, melihat langsung ketika suaminya diterkam buaya. Sampai saat ini masih shock, belum bisa diajak bicara. Dari informasi rencananya kayu tersebut akan dichainshaw untuk dibuat rumah atau dijual,” imbuh Octavianto.
Sungai Sebuku ditengarai memang banyak dihuni oleh buaya. Kejadian warga diterkam buaya sudah sering terdengar di wilayah perbatasan tersebut. Tahun 2015 lalu, Basarnas tercatat dua kali melakukan pencarian korban diterkam buaya di Sungai Sebuku. Sepanjang pencarian Octavianto mengaku banyak buaya terlihat dipinggir sungai.
“Ini pencarian ketiga korban diterkam buaya. Tahun kemarin ada dua,” pungkas Octavianto. #dhim

Comments are closed.