BeritaKaltim.Co

KPAI Apresiasi Usul Bentuk Pansus

SAMARINDA, BERITAKALTIM.COM – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi langkah Komisi IV DPRD Kaltim untuk membentuk panitia khusus (pansus) membahas masalah reklamasi dan investigasi anak korban lubang tambang. Pansus ini diusulkan Komisi IV mengingat semakin banyaknya anak yang menjadi korban tenggelam di lubang bekas tambang di Bumi Etam ini. Apresiasi itu disampaikan saat Komisi IV DPRD Kaltim berkunjung ke KPAI di Jakarta, Selasa (31/5/2015)

Seperti diketahui, korban anak yang tenggelam di lubang tambang di Kaltim tercatat 22 orang. Jumlah 22 korban tambang itu diantaranya berasal dari Samarinda, Tenggarong, Penajam Pasir Utara, dan Bontang.

Banyaknya jumlah korban anak tersebut karena kurangnya kepedulian perusahaan tambang yang tidak memberikan pembatas dari lubang tambang maupun bekas galian tambang yang belum direklamasi. Apalagi banyak dari lubang tambang yang menjadi lokasi tenggelamnya anak-anak tersebut berada dekat pemukiman.

“Secara khusus, kami mengunjungi KPAI terkait rencana usulan pembentukan investigasi anak yang menjadi korban tambang. KPAI menyambut baik dan mengapresiasi langkah ini,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Zain Taufik Nurrohman.

Rencana pembentukan pansus ini pun sudah disampaikan Zain ke pimpinan DPRD Kaltim untuk selanjutnya mendapat persetujuan. Menurut Politikus PAN ini, perlunya dibentuk pansus supaya masalah ini diperlakukan secara adil. Karena selama ini tidak ada proses hukum yang berjalan. Padahal sudah ada 22 jiwa yang melayang.

“Ini menyangkut keadilan bagi keluarga korban. Mudah-mudahan pansus yang akan dibentuk nanti menjadi solusi keluarga korban yang tenggelam di kolam bekas tambang,” tuturnya. #adv/lin/gg/oke

Comments are closed.