Tanjung Redeb, BERITAKALTIM.COM – Memperingati hari Anak Nasional, kantor Badan Pemeberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Berau, Selasa (2/8/2016), melakukan bhakti social. Kegiatan tersebut sasarannya para perempuan dan anak warga binaan Rumah Tahanan (Rutan).
Kepala BPPKB Berau, Wiyati SE bersama jajarannya ketika melakukan kunjungan ke Rutan Tanjung Redeb disambut Kepala Rutan Tanjung Redeb, Agus Dwirijanto A.Md IP.S. SOS. MM beserta jajarannya.
Acara yang berlangsung di kantor secretariat Rutan tersebut, dalam kesempatan itu Wiyati mengungkapkan, bahwa kujungannya ke Rutan Tanjung Redeb dengan membawa sejumlah bingkisan tersebut sebagai bentuk rasa kepedulian sekaligus merealisasikan program BPPKB dari pusat hinggga ke Kabupaten.
Satu sisi, lanjut Wiyati, dalam kujungannya kali ini berharap hak – hak perempuan dan anak didapatkannya. Diantaranya, kesehatan, pendidikan serta hak – hak lainnya yang harus dipenuhi pemerintah, dalam hal ini Rutan sebagai tempat rehabilitasi sekaligus menjadi tempat pendidikan bagi mereka.
Untuk soal kesehatan apa yang menjadi hak perempuan warga binaan Rutan, BPPKB juga melakukan kerja sama dengan Dinas Kesehatan. “Begitu pula soal pendidikan, kami juga akan melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan, agar anak – anak yang berada di Rutan tetap dapat melanjutkan jenjang berikutnya, melalui program paket yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan,” ungkapnya.
Pada prinsipnya, sambung Wiyati, bahwa dirinya selaku perwakilan pemerintah akan melakukan yang terbaik. Agar kelak perempuan dan anak – anak yang menjadi warga binaan Rutan Tanjung Redeb ketika keluar dari Rutan memiliki bekal yang cukup, dan mendapatkan hak yang sama seperti mereka yang diluar sana. Pintanya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Rutan Agus Dwirijanto A.Md IP.S. SOS. MM juga mengucapkan atas segala perhatian BPPKB yang hari ini memberikan bingkisan untuk para warga binaannya. “ Kami mengucapkan banyak – banyak terimakasih kepada Pemkab Berau, dalam hal ini yang diwakili BPPKB, yang telah memberikan perhatian khusus kepada warga binaan kami. Semoga kegiatan bhakti sosial melalui hari Anak Nasional ini bermanfaat,” ungkapnya kemain.
Menurut Agus, kesehatan dan pendidikan ini sangat penting, termasuk pendidikan keterampilan. Karena kesehatan adalah bagian penunjang bagi warga binaan untuk melakukan segala bentuk aktifitas maupun program Rutan yang dipimpinnya.
Kemudian soal pendidikan, menurutnya hal itu sangat penting, mengingat pendidikan ini mencakup prilaku maupun moral, yang sehingganya mereka yang minim pendidikan, baik pendidikan formal maupun pendidikan agama akan lebih mudah mereka harus menjalani sebagai warga binaan di Rutan Tanjung Redeb.
“ Oleh sebab itu kami juga melakukan kerja sama dengan semua instansi terkait, diantaranya Disnaker, Disdik, Dinkes, Dinsos serta instansi terkait. Agar mereka kelak keluar dari Rutan ini, dapat berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat, serta mampu berwira usaha dan mencuptakan lapangan kerja. Sehingga mereka juga mendapatkan tempat di tengah masyarakat,” Pungkasnya. #MAR

Comments are closed.