TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.COM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Berau, Taupan Majid mengaku optimis penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 dapat mencapai lebih dari 90 persen hingga akhir Desember, meskipun hingga Oktober baru mencapai 50 persen.
Trending
- Korban tewas kecelakaan bus ALS di Muratara bertambah satu
- Massa Aksi Bertahan di Kantor DPRD Kaltim, Tunggu Hasil Rapat Hak Angket
- Ratusan Mahasiswa Desak DPRD Kaltim Segera Putuskan Hak Angket
- Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan capai 900 meter
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Temui Massa, Hasanuddin Mas’ud di Luar Kota
Akhir 2016, DPU Optimis Serapan Anggaran Di Atas 90 Persen
“Kita optimis saja, masih dapat diatas 90 persen,” ungkap Taupan usai menghadiri rapat membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016 bersama Komisi III DPRD Berau di Sekretariat DPRD Berau, Jalan Gatot Subroto beberapa waktu lalu.
Usai defisit anggaran, dijelaskan Taupan, pihaknya masih mengelola anggaran sekitar Rp 600 miliar. Yang sudah terserap mencapai Rp 300 miliar. Baik, itu pembayaran progres proyek di Bina Marga, Pengairan maupun Cipta Karya (Bangunan).
“Berarti 50 persenan, baru separuh kita ambil uangnya. Mudah-mudahan digenjot lagi ini,” ujarnya.
Progres penyerapan yang masih diangka 50 persen dari anggaran yang dikelola tahun ini, dinilai Taupan, dikarenakan masih banyaknya pelaksanaan proyek pembangunan dengan pagu anggaran tinggi, yang baru dimulai di akhir triwulan kedua. Bahkan, ada yang baru masuk ke triwulan ketiga.
“Inilah paket-paket yang besar, masih banyak nih. Masih banyak yang besar-besar belum tertarik, banyak yang kontrak baru mulai semua. Kemarin pengumuman kan, ada yang beberapa bulan lalu baru pengumuman kan,” katanya.
Proyek pekerjaan yang baru progres pengerjaan, dicontohkan Taupan, peningkatan jalan di Kecamatan Maratua, peningkatan jalan SP2-SP6 di Kecamatan Segah, dan kegiatan-kegiatan peningkatan jalan lainnya, yang berada di Bina Marga.
“Itu besar-besar dananya,” ucapnya.
Meskipun, ada bidang yang masih memiliki progres serapan anggaran rendah, ditambah Taupan, ada juga bidang yang serapan anggarannya sudah menunjukkan progres yang memuaskan. Yakni, progres proyek pembangunan di bidang Cipta Karya. Salah satunya, pembangunan gedung Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang sudah dirampungkan.
“Hampir selesai ini, gedung Diskoperindag (Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan), Inspektorat hampir selesai. Kemudian, gedung Pariwisata juga hampir selesai, tapi dia tidak tuntas.
Gedung pemerintah di Jalan Diponegoro, 60 persen struktur sudah jadi, itu kan dananya baru separuh. Rata-rata sudah mau selesai semua ini jadi di bulan ini sampai bulan depan itu, banyak bangunan gedung yang selesai,” tambahnya.
Hal senada pun disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU Berau, Rusnan Hepni. Dari 85 paket pekerjaan, dijelaskan Hepni, sebanyak 81 berhasil dilelang. Sisanya sebanyak 4 paket tidak dilelang akibat defisit anggaran.
Salah satu proyek pembangunan yang telah rampung, disebutkan Hepni, salah satunya yakni peningkatan IKK Sambaliung, Teluk Bayur, Bebanir Bangun dan lainnya.
“Yang dibatalkan itu peningkatan Jalan Milono, Geometrik jalan sama pemeliharaan jalan dalam kota. PHO (Provisional Hand Over atau disebut serah terima pertama proyek –red) juga terus berjalan,” pungkasnya.#MAR
Next Post
Comments are closed.