BeritaKaltim.Co

56 Kampung di Berau Gelar Pilkakam Serentak

TANJUNG REDEB, beritakaltim.CO- Pada tahun 2017 ini, Pemkab Berau akan menggelar pemilihan kepala kampung (Pilkakam) atau biasa disebut desa (Pilkades) serentak. Rencananya akan ada 56 kampung yang ikut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Ilyas Nasir mengungkapkan, dari 10 kampung yang ada di Kabupaten Berau, bisa dipastikan sebanyak 56 kampung yang tersebar di 12 kecamatan bakal melaksanakan pesta demokrasinya, yang direncanakan akan dilaksanakan antara September hingga Nopember 2017 mendatang. Persiapan pun digelar paling tidak enam bulan sebelumnya.

“Salah satu diantaranya (Kampung, red) Labanan Makmur. Kemudian, ada Gurimbang, Talisayan, termasuk Tumbit Melayu. Kita sudah mulai melalukan persiapan-persiapan, meskipun nanti kegiatannya mungkin akhir tahun. Mungkin di antara September hingga Nopember, pelaksanaannya,” ungkapnya saat diwawancarai, Sabtu (18/2/2017).

Ditambahkan Sudirman selaku Kepala Bidang Pemerintahan Kampung DPMK Berau, pelaksanaan Pilkakam serentak 2017 dibagi 3 (tiga) tahap. Yakni, pertama, diikuti 9 kampung yang masa jabatan kepala kampungnya habis pada 2016 lalu, kedua, diikuti 45 kampung yang masa bhakti kepala kampungnya habis pada tahun ini, dan terakhir, diikuti 2 kampung yang masa kepemimpinan kepala kampungnya habis pada 2018 mendatang.

“Yang habis 2018, tapi dia habisnya sekitar bulan Februari, jadi dia mengikuti Pilkakam serentak 2017. Itu 2 kampung, jadi semua 56 kampung,” tambahnya.

Adapun mekanisme Pilkakam serentak tahun ini, jelas Dirman (sapaan akrabnya –red), masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya yakni Pilkakam serentak 2015 lalu. Dengan mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Daerah (Perda) Berau Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Kampung.

“Itu nanti tahapan-tahapan, mulai tahapan persiapan, pencalonan, pemilihan sampai penetapan calon, itu nanti akan kita bahas secara mendetail. Tapi, dari estimed (perkiraan –red) waktu kita, bahwa pemilihan itu dilaksanakan nanti sekitar Oktober sampai November. Antara ringnya waktu itu karena nanti kita habis jabatan kepala desa itu, ada yang banyak di November sama Desember. Jadi, harus melihat itu, ringnya waktu,” jelasnya.

Namun, persiapan utama yang perlu dilakukan, tegas Sudirman, adalah pembentukan panitia pilkakam oleh pemerintah desa setempat. Sebab, panitia tersebutlah yang akan mengurus segala kebutuhan pilkakam, termasuk pendaftaran calon kakam.

Dimana, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) membentuk Panitia Pilkakam yang bertugas sebagai penyelenggara Pilkakam. Beberapa tugas panitia pilkakam, diantaranya menyiapkan daftar pemilih sementara (DPS), verifikasi DPS, penetapan daftar pemilih tambahan, hingga penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Ini perlu juga saya sampaikan, ini mungkin sekitar mulai bulan Maret, kita akan rapat intensif dengan tim kabupaten, termasuk juga dengan kecamatan terkait dengan penyusunan tahapan. Itu akan kita sesuaikan sebelum ditetapkan, pasti kita sesuaikan dulu terkait dengan tahapan. Kita sepakati bersama karena nanti yang paling berperan adalah panitia pemilihan kampung sama tim kecamatan,” pungkasnya. #MAR

Comments are closed.