BeritaKaltim.Co

Anggaran Desa di Kaltara Naik, Jadi Rp399,9 M

Meski 4 Desa belum Cairkan ADD 100%

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Realisasi Dana Desa di Provinsi Kalimantan Utara belum mencapai 100 persen. Masih ada empat desa yakni Desa yang belum mencairkan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Rekening Kas Desa (RKD) untuk tahap II.

Empat desa itu, masing-masing Desa Pembeliangan Kecamatan Sebuku, Desa Sekaduyan Taka Kecamatan Seimanggaris, Desa Wa’Yagung Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan dan Desa Tengku Dacing. Keempat desa itu tercatat belum selesaikan dan hanya laporan realisasi tahap pertama.

Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie mengungkapkan. tahun 2016 Dana Desa provinsi Kaltara sekira Rp 291 miliar yang diperuntukkan kepada 447 desa di empat kabupaten, meliputi Bulungan, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Malinau dan Nunukan.

Pada tahap II realisasi baru capai 98,87 persen atau senilai Rp 115,1 miliar dari total pagu tahap II Rp 116,4 miliar. Adapun jumlah desa target mencapai 447 desa dengan realisasi 443 desa.

Dua kabupaten telah menyelesaikan 100 persen pencairan, masing-masing Bulungan dan Malinau. Bulungan telah mencairkan sebanyak Rp 19,9 miliar ke 74 desa. Malinau Rp 30,8 miliar ke 109 desa.

“Tahun 2017 dana desa yang diterima Pemprov Kaltara jumlahnya bertambah yakni dari Rp 291,09 miliar, naik menjadi Rp 369,9 miliar. Rencananya akan disalurkan secara bertahap untuk kebutuhan peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa yang langsung dikelola masyarakat desa,” ungkap Irianto Lambrie.

“Januari sampai Februari sudah mesti memulai penyusunan dokumen baru. Kemudian Maret masuk pencairan tahap pertama, dan bulan Agustus pencairan tahap ke dua. Itu harus dipersiapkan dengan baik,” tutur Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie.

Dijelaskannya, Dana Desa akan didistribusikan kepada masing-masing daerah dengan rincian, Kabupaten Bulungan Rp 63,3 miliar, Kabupaten Malinau mendapatkan Rp 97,8 miliar, Kabupaten Nunukan sekira Rp 177,9 miliar dan Kabupaten Tana Tidung (KTT) Rp 30,8 miliar sementara untuk sementara Kota Tarakan tidak mendapatkan alokasi dana desa.

“Tahun 2016 lalu, dua kabupaten yakni Bulungan dan Malinau telah menyelesaikan 100 persen pencairan, masing-masing Rp 19,9 miliar ke 74 desa (Bulungan) dan Rp 30,8 miliar ke 109 desa (Malinau). Mudahan-mudahan Nunukan dan Tana Tidung serapannya bisa 100 persen. Karena laporannya akan diserahkan ke pusat,” jelasnya.

Ditegaskannya, agar penggunaan dana desa tepat sasaran, pihaknya akan membentuk tim pengawalan dana desa yang beranggotakan Pemerintah Pusat, Pemprov Kaltara, Pemkab dan kecamatan.

“Saat ini kita masih kekurangan tenaga pendamping desa. Perekrutan akan kita lakukan, ada tenaga pendamping desa yang bakal diperpanjang masa kontraknya jika habis masa kontrak akan dilakukan perekrutan lagi disesuaikan arahan pemerintah pusat. Karena penyediaan anggaran bagi tenaga pendamping disiapkan pemerintah pusat,” pungkasnya. #vir

Comments are closed.