BeritaKaltim.Co

Wabup Agus Minta CSR PT Berau Coal Diaudit

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Tanggungjawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Berau Coal diminta agar diaudit realisasinya, baik itu tahun 2015 dan 2016 . Permintaan ini dilontarkan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo Sabtu pagi (15/4/2017) dalam keterangan persnya.

Apa pasal sehingga Wabup meminta agar akuntan publik untuk mengaudit, lantaran menurutnya CSR PT Berau Coal tidak jelas atau tidak transparan.

“Tahun 2016 lalu CSR dengan nilai 85 Milyar, kemana aja tuh 85 milyar. Realisasinya saya dengar hanya 60 persen,” kata Wabup. Ditambahkan jika ada penyimpangan maka harus diproses secara hukum.

Mantan Anggota DPRD Kaltim tahun 1999-2004 ini pernah meminta berkali kali meski hanya melalui lisan mengenai laporan CSR PT Berau Coal, namun sampai saat ini belum diberikan.

Selama ini sebut Wabup, kerap salah persepsi kalau CSR itu adalah sumbangan perusahaan. Yang benar adalah CSR merupakan kewajiban perusahaan yang merupakan bentuk tanggung jawab sosial terhadap seluruh kepentingan masyarakat.

Tanggung jawab sosial atau CSR perusahaan, ada dalam Undang Undang Nomor 40 tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah nomor 47 tahun 2012, dan beberapa peraturan lainnya.
Masih kata Wabup, bahwa CSR adalah hak yang diterima masyarakat karena perusahaan menggali sumber daya alam yang ada di sekitar masyarakat.

Sedangkan Humas PT Berau Coal Arif Hadianto, ketika dikonfirmasi menyebutkan, PT Berau Coal obyek vital nasional yang beroperasi mengikuti dan taat aturan yang berlaku.

“Terkait transparansi Comdev yang menangani CSR, saran dan masukan wabup menjadi bahan kami untuk perbaikan dan menjadi lebih baik dalam pelaksanaan PT BC 2016. dan laporan Comunitity development secara resmi sudah diberikan kepada Bupati Berau. Tim Comdev memang sudah berencana memaparkan laporan tersebut di depan Bupati, Wabup dan instansi terkait,” papar Arif.

Pencapaian program Comdev sekitar 77 persen dari rencana anggaran Comdev tahun 2016, sisa dana yang belum terserap akan digunakan untuk membiayai program comdev tahun berikutnya.

“Program comdev sebagian besar terserap pada program pembangunan jembatan birang, masjid, sarana air bersih, ,bea siswa, pengobatan gratis dan pogram CSR lainya,” kata Arif Hadianto. #MAR

Comments are closed.