BeritaKaltim.Co

Canangkan Gerakan Anak Kembali ke Sekolah

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Berau dipusatkan di lapangan Pemuda Tanjung Redeb, Selasa (2/5/2017) kemarin.

Bupati Berau, H Muharram SP.d bertindak selaku pembina upacara yang diikuti unsur TNI, Polri, PNS, Mahasiswa dan ratusan pelajar dari jenjang SD, SMP dan SMA. Selain itu turut hadir Wakil Bupati Agus Tantomo, Sekkab Jonie Marhansyah, Ketua DPRD Syarifatul Syadiah dan unsur FKPD serta OPD di lingkungan Pemkab Berau.

Melalui Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Berau Muharram juga mencanangkan gerakan nasional anak kembali ke sekolah yang ditandai dengan penyerahan perangkat ke sekolah kepada perwakilan pelajar tingkat SD yang mengikuti gerakan nasional ini.
Selain itu pada peringatan hari peendidikan, Bupati Muharram secara simbolis juga memberikan beasiswa kepada perwakilan pelajar dan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam kejuaraan olimpiade sains nasional (OSN) tahun 2017.

Bupati Muharram membacakan amanat Menteri Pendidikan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menyampaikan tema hari pendidikan nasional tahun ini adalah percepatan pendidikan yang merata dan berkualitas. Tema tersebut terkait erat dengan fenomena dunia yang berubah sangat cepat dan menuntut kualitas semakin tinggi.
“Untuk itu marilah kita resapi dan renungi tema tersebut, kemudian kita wujudkan bersama sama,” ungkapnya.
Melalui momentum peringatan hari pendidikan nasional, Bupati Berau Muharram, juga menyampaikan bahwa kualitas pendidikan 70 persen ditentukan oleh insan guru yang berkualitas. Sarana dan prasarana kontribusinya hanya 30 persen.
Oleh karenanya Muharram sangat berharap banyak kepada insan pendidikan, teman teman guru maupun kepala sekolah.
“Bahkan dipundak kalian lah di tangan kalian lah terletak kualitas pendidikan di Kabupaten Berau, sarana dan prasarana penting, namun yang sangat penting adalah tanggungjawab, kualitas dan keikhlasan teman teman dewan guru dalam mendidik,” ungkapnya.
Bupati Muharram juga menyampaikan kebijakan Pemkab Berau dalam melakukan perencanaan ulangan pemanfaatan dana bantuan operasional sekolah daerah (Bosda). Dimana mendistribusikan Bosda ditata lebih baik dengan menyesuaikan pada rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS).
Sehingga sejak tahun 2018 mendatang tidak lagi dhitung berdasarkan berapa jumlah siswa di sekolah, namun disesuaikan dengan kebutuhan rill yang tertuang didalam RAPBS. Dimana pemenuhan gaji para guru menjadi perhatian utama, karena sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas apra guru agar menjalankan tugas dengan baik.
Selanjutnya Pemkab Berau dalam upaya peningkatan kesejahteraan guru juga telah memberikan kebijakan peningkatan gaji guru maupun tata usaha sesuai dengan kualifikasi pendidikannya. Untuk itu Bupati Muharram meminta instansi terkait untuk menindaklanjuti dan mengimplementasikan kebijakan dalam upaya meningkatkan penghasilan guru.
Di sisi lain Bupati Muharram juga kembali mengingatkan kedisiplinan guru dalam menjalankan tugas. Bahkan Bupati meminta Dinas Pendidikan dan jajarannya melakukan penataan ulang dan menambah pengawasa di tingkat kecamatan.
Bahkan bersama Bagian Organisasi diharapkan disiapkan pembentukan unit pelaksana teknis dins (UPTD) pendidikan yang akan ditempat di kecamatan.
Terkait dengan implementasi undang undang nomor 23 tahun 2014 yang menarik kewenangan SMA dan SMK ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Bupati Muharram menyampaikan empati dan keprihatinan belum dibayarnya gaji para guru honorer hingga saat ini. Pemkab Berau bersama DPRD Berau disampaikannya telah berupaya untuk mendahului pembayaran dengan mengalokasikan anggaran.
Namun sesuai dengan keterbatasan kewenangan, realisasi belum dapat dilakukan karena Pemprov Kaltim belum menandatangani komitmen untuk mengembalikan dana yang mendahului daerah. “Saya mohon maaf kepada guru SMA dan SMK yang sampai saat ini belum menerima gaji. Saya berterima kasih atas pengorbanan dan pengabdiannya yang masih mampu bertahan,” pungkasnya, #MAR

Comments are closed.