BeritaKaltim.Co

Disnaker Bika Pos Pengaduan dan Sidak THR ke Perusahaan

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Untuk memastikan kewajiban perusahaan memberikan tujangan hari raya (THR) kepada karyawannya, Disnakertrans Berau berencana akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa perusahaan.
Bagi perusahaan-perusahaan yang belum menunaikan kewajibannya membayar THR kepada seluruh pekerjanya, siap-siap mendapat sanksi dari Disnakertrans Berau. Sesuai aturan, sanksi administrasi berupa teguran hingga sanksi terberat akan diberikan bagi perusahaan bandel yang tidak memenuhi kewajiban memeberikan THR kepada karyawannya.
Sidak ini dilakukan sesuai batas waktu yang ditentuatukan nanti, dan Disnakertrans membentuk tim untuk melakukan sidak ke perusahaan-perusahaan guna memastikan pembayaran THR. “ Ya nanti akan kami bentuk tim, untuk mendatangi semua perusahaan yang beroperasi di Kabuoaten Berau, untuk memastikan perusahaan tersebut sudah memberikan THR kepada karyawannya atau belum,” kata Kepala Disnakertrans Berau, Munawar Halil, Rabu (14/6).
Munawar juga mengatakan, bahwa dirinya nanti akan ikut turun memimpin tim Disnakertrans sidak ke perusahaan, tidak sekadar mengonfirmasi perihal THR ke manajemen perusahaan saja, tetapi juga langsung menanyakan kepada pekerja yang ditemuinya. “Yang kita tanyakan, apa THR sudah dibayar? Kalau sudah dibayar, berapa besarannya? Berapa jumlah karyawannya? Karena semua harus sesuai dengan aturannya. Kalau belum, apa masalahnya? Lalu dicarikan solusinya, k an begitu,” ungkap Munawar.
Dikatakan, jumlah perusahaan yang tercatat di pihaknya saat ini sudah mencapai ratusan perusahaan. Diupayakan, sebagian besar hingga semua perusahaan bisa dikunjungi untuk memastikan pembayaran THR tersebut. Tetapi, jika ada perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya soal THR, pihaknya juga meminta dukungan karyawan untuk melaporkannya.
“Itu akan memudahkan kita untuk melakukan pengawasan. Makanya dari itu kami juga berencana mambuat pos pengaduan khusus masalah THR, sebagai mana yang disarankan Wabup,” terangnya.
Selain perusahaan, usaha-usaha informal, seperti pertokoan dan sebagainya, juga diwajibkan memberikan THR kepada pekerjanya. Hanya, khusus untuk usaha-usaha informal tersebut, pihaknya hanya menyampaikan edaran kewajiban THR dan mengharapkan itikad baik pemilik usaha untuk menunaikan kewajibannya . #MAR

Comments are closed.