BeritaKaltim.Co

Tiga Pokdarwis Ikuti Proses Penjaringan ISTA

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Memotivasi daerah dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, Kementerian Pariwisata menggelar penilaian Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2017.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau mengikuti tahapan penilaian. Tiga kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dari Bumi Batiwakkal mengikuti tahapan penjaringan dan pembekalan yang langsung diberikan tim dari Kementerian Pariwisata, Minggu (18/6/2017). Tiga pokdarwis berasal dari Kecamatan Biduk Biduk, Pulau Derawan dan Maratua.
Kepala Disbudpar Berau, Mappasikra Mappaseleng, mengatakan penilaian ISTA yang kali pertama digelar Kementerian Pariwisata ini menjadi motivasi daerah dalam membangun wisata berkelanjutan. Dimana di Kabupaten Berau dengan destinasi wisata alam yang begitu lengkap dengan memiliki keunikan merupakan bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan. Sehingga tiga pokdarwis yang di wilayahnya terhadap destinasi wisata alam diikut sertakan dalam penjaringan ISTA 2017.
“Penilaian ini menjadi motivasi bagi daerah, tiga pokdarwis kita ikut sertakan penilaian yang saat ini dalam tahap penjaringan,” ungkap Mapasikra.
Sementara Elfridance pardeda, dari Asisten Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Kementerian Pariwisata yang memberikan pembekalan kepada tiga pokdarwis di Berau, mengungkapkan ISTA merupakan inisiatif pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dalam rangka meningkatkan kualitas destinasi di Indonesia. Dalam penilaian ini mengadopsi standar penilaian internasional.
“ISTA ini bertujuan akan destinasi pariwisata Indonesia dapat terus berkelanjutan dapat terus dinikmati sampai generasi berikutnya,” jelasnya.
Secara prinsip disampaikan Elfriance ada tiga komponen utama dalam sustanable tourism, pertama adalah pelestarian budaya, kedua pelestarian lingkungan alam dan ketiga adalah pemanfaatan ekonomi bagi masyarakat lokal. Ini adalah unsur unsur penting dalam sustanable tourisme.
“Kami berharap seluruh destinasi pariwisata di Indonesia bisa seperti itu dan nantinya kami berharap kualitas destinasi indonesia meningkat dan akhirnya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan,” jelasnya.
Saat ini dalam tahapan pendaftaran atau penjaringan sampai 30 Juni 2017. Selanjutnya akan dilakukan desk evaluasi pada minggu pertama Juli yang akan dilanjutkan dengan asesor lapangan yang dilakukan oleh para juri dan selanjutnya diolah data yang telah dihimpun dan pengumuman pemenang akan disampaikan pada 27 September 2017 di Jakarta.
“Ini adalah kali pertama program dari Kementerian Pariwisata,” tandasnya. MAR
Teks foto:
Kepala Disbudpar Berau, Mappasikra bersama tim dari Kementerian Pariwisata dan tiga pokdarwis yang mengikuti penjaringan ISTA 2017.

Comments are closed.