BeritaKaltim.Co

Organisasi Batak Kaltim Terbentuk

Ketum Janri M Samosir: Ada 40 ribu warga Batak di Benua Etam

SAMARINDA, beritakaltim.co- Sebuah organisasi baru terbentuk. Namanya KMB Kaltim (Kerukunan Masyarakat Batak Kalimantan Timur). Terpilih sebagai ketua umum Janri Manro Samosir, didampingi Charles Siahaan (Sekretaris) dan Binsar Simangunsong (Bendahara).

Proses pemilihan Ketua Umum, Sabtu (23/9/2017), melalui aklamasi yang dihadiri 6 organisasi Batak dari Kabupaten / Kota se-Kaltim. Keenam daerah itu adalah Kutai Timur diwakili Ketua Ikatan Masyarakat Sumatera Utara Kutim Parsaoran Tambunan, Ketua HMB (Himpunan Masyarakat Batak) Bontang Marolop Silalahi, Ketua KMB Nauli Samarinda Janri M Samosir.

Lalu Ketua FKKBB (Forum Komunikasi Keluarga Besar Batak Balikpapan) Sutan G Manalu, Ketua Keluarga Besar Sumatera Utara (KBSU) Kutai Barat dan Ketua Horas Sri Rejeki Kutai Kartanegara T Rajagukguk.

Menurut Janri Manro Samosir yang terpilih sebagai ketua umum, inisiasi pembentukan organisasi ‘habatakon’ level provinsi datang dari Balikpapan, yaitu ketika DR Ir Fritz Sihombing bersama Ketua FKBB (Forum Komunikasi Batak Balikpapan) SG Manalu dan rombongan berkunjung ke Kantor KMB (Kerukunan Masyarakat Batak) Nauli Samarinda. Dalam kunjungan itu disampaikan gagasan perlunya membentuk organisasi Batak lebih besar, yakni level provinsi.

“Ketika diminta menjadi fasilitator acara pertemuan ini, kami siap. Puji Tuhan acaranya lancar dan sukses,” kata Janri yang mengaku tidak mengira ia dipilih secara aklamasi sebagai ketua umum.

Rapat pembentukan organisasi berlangsung di Sekretariat KMB Nauli Komplek Mediterania Samarinda. Sejumlah tokoh Batak hadir memberikan penguatan, di antaranya Kolonel Inf Donald Sitorus (Jakarta), DR Piatur Pangaribuan (Rektor Uniba/Balikpapan), AKBP H Tampubolon, Hotman Ivan Sitanggang dan Edni Simorangkir (Samarinda).

Kolonel Donald Sitorus menyampaikan kecendrungan masyarakat Batak dalam berorganisasi yang semakin mengecil. Ia melihat jumlah marga yang terus bertambah dan kemudian membuat organisasi punguan yang merupakan kelompok – kelompok kecil (small group).

“Saya mendorong agar ada organisasi Batak lintas agama dan lintas puak, mulai dari kabupaten/kota, provinsi bahkan nasional,” ujar anggota TNI yang pernah bertugas jadi Dandim Balikpapan ini.

Pupulasi suku Batak di Kaltim, ditaksir tak kurang dari 40 ribu jiwa. Menyebar di 10 kabupaten/kota. Balikpapan sendiri, seperti diutarakan ketua FKBB Sutan G Manalu, ada sekitar 24 ribu jiwa.

Menurut Janri M Samosir, dengan jumlah populasi etnis Batak di Benua Etam sekitar 40 ribu jiwa itu merupakan kekuatan yang bisa diarahkan untuk pembangunan daerah ini. Ada tiga target organisasi KMB Kaltim, yakni sukses Keimanan, sukses sosial budaya dan sukses politik.

“Kami diberikan kewenangan untuk menyusun anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Kepada warga Batak yang ingin menyumbangkan gagasan dan pikirannya, kami terbuka,” ucap Janri Samosir. #

Comments are closed.