BeritaKaltim.Co

KLHK Apresiasi KSM 3R Kota Bontang

BONTANG, beritakaltim.co- Menjadi kota bebas sampah merupakan komitmen pemerintah kota Bontang di bawah kepemimpinan Neni Moeniaeni. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengurangi sampah, salah satunya dengan mengaktifkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di setiap kelurahan yang ada Kota Bontang untuk menggaungkan 3R (Reuse, reduce, dan recycle).

Neni mengatakan jumlah sampah sebenarnya tidak banyak apabila seluruh masyarakat dapat memilah dan memanfaatkannya.

“Alhamdulillah dengan berjalannya program KSM bisa meng 3R kan sampah di Kota Bontang. Yang tadinya sampah sampai di TPA perhari mencapai 85 ton, sekarang sisa 70 ton karena yang 15 ton nya bisa ditanggulangi di kelurahan masing-masing dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” ujar Neni dalam sosialisasi Adipura 2017 di Pendopo rumah jabatan walikota, Rabu, 18 Oktober 2017.

Terkait hal tersebut, Perwakilan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Soni memberikan apresiasi kepada pemerintah kota Bontang. Menurutnya program KSM 3R merupakan hal yang unik yang tidak ditemukan di daerah lain.

“Saya apresiasi kepada seluruh masyarakat kota Bontang dengan adanya KSM di setiap kelurahan karena ini merupakan yang prestasi unik. Saya tidak banyak menemukan di daerah lain sampahnya diolah oleh masyarakat,” ujar Soni disambut riuh tepuk tangan seluruh hadirin.

Dalam kesempatan itu, Soni juga memberikan semangat kepada warga kota Taman untuk meraih penghargaan kembali piala Adipura pada 2018 mendatang.

“Saya yakin kalau situasi seperti ini, ditambah dengan pembenahan-pembenahan yang telah dilakukan, saya katakan sampai jumpa pada bulan Juli 2018 (Acara pemberian penghargaan Adipura, red),” tutupnya.# St/Adv

Comments are closed.