BeritaKaltim.Co

Administrasi Penyerahan Hibah Barang di Setwilprov Kaltim

SAMARINDA, BERITAKALTIM.CO-Administrasi penyerahan hibah barang atas sejumlah bangunan dan jalan lingkungan yang sudah dibangun di tahun anggaran 2016 menggunakan APBD Kaltim diproses di Setwilprov Kaltim, karena dalam kegiatan tersebut Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPRPR) Kaltim, hanya pelaksana kegiatan.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRPR Kaltim, Rachmat Hidayat ketika dikonfirmasi atas temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Perwakilan Kaltim atas Keuangan Pemprov Kaltim Tahun Anggaran 2016 yang menyebutkan, Pemprov Kaltim belum melengkapi penyerahan hibah barang dengan berita acara hibah.

Proyek yang belum dilengkapi dengan dokomen hibah barang yang dimaksud BPK itu antara lain pembangunan rumah layak huni se-Kaltim sebanyak , peningkatan jalan lingkungan yang tersebar, serta pembangunan flat di STPDN Jatinangor, sumbangan Pemprov Kaltim.

Menurut Rachmat, hingga saat ini Setwilprov Kaltim belum meminta data proyek Bidang Cipta Karya tahun 2016 yang dihibahkan ke pihak ketiga. Dari itu, kalau sudah diminta nanti, dia akan menyerahkannya.

“Kalau soal data, kita lengkap, tinggal digandakan untuk diserahkan ke Setwilprov,” katanya.

Rincian kegiatan atau proyek Bidang Cipta Karya yang harus dilengkapi dengan dokumen hibah barang yang dminta BPK itu adalah pembangunan flat di STPDN Jatinangor, Jabar senilai Rp6,626 miliar. Flat itu dibangun bertahap dimulai sejak tahun 2013. Proyek itu tidak selesai pada tahun yang sama karena kontraktornya hanya mampu menyelesaikan 84% dari total pekerjaan, sehingga dilanjutkan di tahun 2015 dan 2016.

Kemudian pembangunan rumah layak huni di tahun anggaran 2016 sebanyak 135 unit yang lokasi tersebar di 10 kabupaten/kota se-Kaltim dengan anggaran Rp9,284 miliar. Kemudian pembangunan jalan lingkungan 3 paket di Samarinda dan 4 paket di Balikpapan senilai Rp20,821 miliar.

Ditambahkan Rachmat, kalau melihat barang yang akan diserahkan, maka flat di STPD Jatinangor dihibahkan Pemprov Kaltim ke STPDN. Untuk rumah layak hibah, sepertinya dari Pemprov Kaltim ke masing-masing warga yang rumahnya direhab hingga menjadi layak huni. “Kalau jalan lingkungan ke Pemkot Balikpapan dan Samarinda, sesuai lokasi jalan yang dibangun,” katanya. #into

Versi cetak artikel ini terbit di SKH Kalpost, edisi 24 Nopember 2017

Comments are closed.