BeritaKaltim.Co

Bentuk Pokja Pengembangan Wisata Hiu Paus

TANJUNG REDEB, BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kecamatan Talisayan akan membentuk kelompok kerja (Pokja) untuk mematangkan konsep pengembangan objek wisata hiu paus (whale shark). Pembentukan pokja, ujar Camat Talisayan, akan membantu aparat kampung meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata.

Dijelaskan David Pamuji pembentukan pokja akan melibatkan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Talisayan.

“Sehingga dukungan anggaran tidak hanya diperoleh dari Pemkab Berau melalui OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait,” sambungnya.

Jika pengembangan wisata diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kampung Talisayan, dikhawatirkan akan berjalan lamban. Untuk itu, perlu dibentuk tim yang fokus pada satu pengembangan wisata, agar dapat berjalan optimal.

Pokja tersebut bertugas menyusun program, baik dari segi konsep, peraturan, penataan hingga pengembangan yang kemudian diaplikasikan dan diimplementasikan.

“Jadi pokja nantinya, tugasnya menyusun miniplan pengembangannya yang kemudian kita laksanakan di lapangan,”ujarnya.

Pihaknya juga mendesak pemerintah kampung setempat, agar segera membuat peraturan kampung (Perkam) dalam memberlakukan kunjungan wisata satu pintu. Agar pengembangan dapat tertata dengan baik.

“Setelah seluruhnya sudah mantap, pengelolaan sepenuhnya akan diserahkan kembali kepada lembaga pengelolaan yakni BUMK,” terangnya.

Pembentukan pokja, tegas Pamuji, juga untuk menindaklanjuti keinginan Wakil Bupati Agus Tantomo. Wabup ujar dia, meminta agar pengembangan objek wisata hiu paus dimaksimalkan pengelolaannya dari hulu ke hilir.

“Jika berkembang dengan maksimal, pastinya kampung akan terlihat kemajuan yang pesat. Dari segi ekonomi, pembangunan hingga kesejahteraan masyarakat. Itulah yang diinginkan wabup ke depannya untuk Talisayan,” pungkasnya. (adv/mar)

Comments are closed.