BeritaKaltim.Co

Kakam Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

TANJUNG REDEB, BERITAKALTIM.CO – Kepala kampung memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam memajukan wilayahnya. Anggaran besar yang disalurkan ke kampung menjadi modal dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kepala kampung pun diminta untuk lebih mengutamakan kepentingan masyarakat daripada pribadi.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Muharram baru baru ini ketika berkunjung ke kampung Biatan. Kunjungan tersebut merupakan agenda Bupati untuk melihat perkembangan yang ada di setiap kampung.

Dalam kegiatan tersebut juga digelar dialog bersama kepala kampung untuk mendengar serta melaporkan hal-hal apa saja yang menjadi persoalan pemerintah kampung dalam menjalankan pembangunan. Sehingga, target pembangunan yang diprogramkan bisa terealisasi.

Ditegaskan Bupati Muharram, tingginya alokasi anggaran yang disalurkan ke kampung harus dimaksimalkan oleh seluruh kepala kampung. Tentu hal ini menjadi tanggung jawab besar yang harus dilaksanakan.

Dalam hal ini, ia menekankan agar pelaksanaan program yang ada dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Dimana saat ini sudah disusun peraturan daerah (Perda) tentang pengelolaan Alokasi Dana Kampung (ADK).

“Jadi apa-apa saja yang ada di dalam Perda ini harus dijalankan terlebih dahulu setelah itu bisa dilaksanakan program lainnya, seperti bantuan ke rumah ibadah. Saya ingatkan kepada kepala kampung untuk mengutamakan kepentingan masyarakat dulu. Jangan kepentingan pribadi duluan yang dilakukan,” tegas Muharram.

Bupati Muharram menyampaikan, kepala kampung merupakan pelayan masyarakat yang harus menjadi panutan. Oleh karena itu, kinerja kepala kampung harus mengutamakan kepentingan masyarakat terlebih dahulu dalam menjalankan program kerja. Apalagi saat ini sudah ada program Sigap. Ia meminta agar kepala kampung bisa memaksimalkannya bersama dengan masyarakat di kampung untuk mewujudkan pembangunan.

Dalam dialog ini juga ada persoalan yang dihadapi kepala kampung, salah satunya batas wilayah. Bupati Muharram mengatakan batas wilayah ini sudah memasuki tahap penyelesaian. Pemerintah daerah terus bekerja untuk menyusun batas wilayah ini. Dan ditargetkan pada tahun 2018 mendatang sudah bisa diselesaikan.

“Saya berharap kepala kampung bisa mengikuti berbagai aturan yang ada. Rambu-rambu yang telah kita tetapkan ini tentu memudahkan kepala kampung untuk bekerja maksimal lagi,” pungkasnya. adv/mar

Comments are closed.