BeritaKaltim.Co

Gubernur: Pembangunan Masjid Al-Faruk Jalan Terus

SAMARINDA, BERITAKALTIM.CO- Pembangunan Masjid Al-Faruk di lapangan Kinabalu di Jalan Kinabalu, Samarinda, jalan terus sebab sudah mendapat dukungan dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kaltim, tokoh masyarakat, dan DPRD Kaltim. Pembangunan dilaksanakan bertahap dengan dana dari APBD-P Kaltim Tahun Anggaran 2017 Rp2,8 miliar dan sisanya di APBD Kaltim Tahun Anggaran 2018.

Hal itu dikatakan Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak dalam jumpa pers dengan wartawan di ruang kerjanya, Kamis (30/11). Hadir dalam jumpa pers Asssiten Sekda Kaltim Bidang Pemerintahan dan Kesra, Meiliana, Karo Humas dan Protokol Setwilprov Kaltim, Tri Murti Rahayu, Karo Kesejahteraan Rakyat, Helto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPRPR) Kaltim, HM Taufik Fauzi, Kabid Cipta Karya Dinas PUPRPR, Rachmat Hidayat, Kepala Kantor Satpol PP Pemprov Kaltim, Gede Yusa.

Menurut Awang, pembangunan masjid di lapangan Kinabalu didasarkan pada aspirasi masyarakat yang disampaikan kepadanya, pertimbangannya adalah setelah Katedral di Jalan Sudirman dibangun baru, perlu juga ada masjid yang di lapangan Kinabalu yang bagus. “Tidak ada yang salah,” ujarnya.

Soal aspirasi masyarakat yang ingin lapangan itu tetap jadi ruang terbuka untuk olahraga bagi remaja, Awang menyebut sudah dibangunkan komplek olahraga di Sempaja dan Palaran, dimana terbuka untuk publik. “Kalau mau olahraga bisa ke GOR Sempaja atau ke Stadion Utama Palaran,” kata Awang.

Kemudian kalau masyarakat ingin Masjid Jami Al-Mauun ditingkatkan atau direhab, juga tidak masalah, silakan penurus masjid menyampaikan permohonan bantuan dana ke Pemprov Kaltim. Tapi setahu dia, kata Awang, Masjid Al-Mauun tidak pernah mengusulkan permohonan bantuan dana untuk merehab masjid. “Semua rumah ibadah kita bantu, jumlah yang sudah dibantu ratusan,” katanya.

Gubernur juga menerangkan, lapangan Kinabalu adalah aset pemprov, sertifikat tanahnya atas nama pemprov. Cuma tanah itu dulu dipinjampakaikan oleh Gubernur Kaltim (alm) AP Pranoto kepada masyarakat yang dikelola oleh almarhum oragtuanya, H Aji Sofyan Alek. “Jadi tak ada yang berhak menghalang-halangi masjid dibangun di atas tanah itu,” tegas Awang.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPRPR Kaltim, Rachmat Hidayat menambahkan, dana dari APBD-P Kaltim Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp2,8 miliar digunakan untuk pekerjaan persiapan dan pembangunan rumah imam, ditambah pekerjaan pengadaan tanki air. “Untuk pekerjaan tahun 2018, kita belum tahu karena anggaran belum disahkan,” katanya.#into

Comments are closed.