BeritaKaltim.Co

KOMISI II Kembali Bertemu PT. Badak, Apa Hasilnya, Baca ini

KOMISI II Kembali Bertemu PT. Badak

BONTANG, Beritakaltim.Co- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bontang kembali memanggil PT. Badak untuk menanyakan kejelasan atas PPJ (Pajak Penerangan Jalan) dan PAT(Pajak Air Dalam Tanah) yang tertunggak sejak 2012.

Deny Zulfikar sebagai Manajer Legal PT Badak NGL mengatakan, Pihaknya bersedia membayar pajak yang selama ini tertunggak setelah ada arahan dari Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas).

” Pada prinsipnya kami bersedia membayarnya, Namun kami menunggu arahan SKK Migas. Kalau mereka menyuruh kami membayar, ya kami akan bayar sejumlah sesuai jumlah yang sudah di tentukan,”Ujarnya kepada media usai pertemuan dengan Komisi II DPRD Kota Bontang.

Kata dia, Pihaknya akan melakukan pertemuan dengan SKK Migas pada selasa, 5 Desember 2017. Lanjut Deny, Pada saat pertemuan SKK Migas akan mengundang Pemerintah Kota Bontang yang di wakilkan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) untuk membahas polemik pembayaran pajak dan besaran tunggakan yang akan di bayarkan pihaknya.

“saat ini kami akan menunggu hasil klarifikasi data antara SKK Migas dan BPKD Bontang, Sebab yang memiliki wewenang penuh terhadap keputusan pembayaran tersebut adalah SKK Migas,”Ungkapnya.

Ia menambahkan, Hasil pembahasannya nantinya akan dibawa dalam rapat internal manajemen PT. Badak.” Kami belum bisa memprediksi seperti apa, terlebih masalah nominal,”Jelasnya.

Deny Berharap, Pertemuan antara Badak, SKK Migas dan BPKD dapat berlangsung lancar dan mendapatkan hasil yang positif.

H. Ubaya Bengawan, SH Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mengatakan, Kota Bontang sangat membutuhkan pembayaran pajak tersebut karena merupakan salah satu PAD ( Pendapatan Asli Daerah).

“Yang penting Progresnya jelas jangan selalu mengambang,”Tegasnya.

Politisi dari Partai Demokrat ini berharap, SKK Migas segera memutuskan bahwa Badak harus membayar Tunggakan pajaknya dan segera dibayarkan.”Harus di bayar,”Tutupnya./ADV /HR.

Comments are closed.