BeritaKaltim.Co

Diacara Diklatpim, Awang Berbagi Cerita Saat Dijadikan Tersangka

SAMARINDA, beritakaltim.co- Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak hadir dalam acara kegiatan pelatihan kepemimpinan tingkat II angkatan V di Kantor PKP2A III LAN RI, Jalan HM Ardan, Jumat (9/3/18) pagi.

Acara yang dipandu langsung kepala PKP2A III LAN Samarinda Mariman Darto dengan topik “Tantangan Reformasi Birokrasi dan Pengembangan Kompetensi ASN di Provinsi Kaltim, menjadikan Awang sebagai nara sumber diacara tersebut.

Dihadapan para peserta Diklatpim, Awang Faroek menceritakan pengalamannya menjadi seorang pemimpin kepala daerah, dimulai menjabat sebagai Bupati Kutai Timur hingga Gubernur Kaltim 2 periode.

Sebagai seorang Akademisi, Politisi dan Birokrat, Awang memaparkan semua program pembangunan yang sudah dia jalankan selama menjadi kepala daerah di Kaltim.

Sejumlah pertanyaan pun diajukan peserta Diklatpim yang merupakan pejabat eselon II dan III.

Salah satu pertanyaan tersebut adalah target pembangunan diakhir masa jabatannya, Apakah mampu ia selesaikan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Awang berkeyakinan bahwa semua program strategisnya itu akan mampu diselesaikan dengan baik. ” Insyaalah semuanya akan selesai,”ujarnya.

Pria berambut putih ini lalu berbagi pengalaman tentang suka duka menjadi pejabat kepala daerah. Dia pun tak luput menceritakan bagaimana dulu ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan padahal dirinya tidak bersalah. Karena itu, Awang Faroek berpesan kepada seluruh peserta Diklatpim bila kelak menjadi Kepala Daerah agar bekerja sesuai aturan dan tidak melawan hukum. “Pesan saya jangan melawan hukum,” tandasnya.

Terkait soal Pelatihan Kepemimpinan Awang mengatakan kegiatan ini sangat penting karena akan melahirkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas dan mampu melanjutkan pembangunan di Kalimantan Timur,”ujar Awang lebih lanjut.#ib

Comments are closed.