BeritaKaltim.Co

Pak Jamal Jago Bikin Kapal Walau tak Lulus SD, Ini Kata Cawagub Kaltim

BALIKPAPAN, beritakaltim.co- Tiap orang punya garis hidup sendiri. Contohnya Haji Jamaluddin, pria tak lulus Sekolah Dasar (SD) tapi jago membuat kapal kayu yang harganya mencapai Rp1 miliar.

Kehebatan Jamaluddin belum tentu dimiliki oleh para insinyur perkapalan. Dia menjadi istimewa karena dengan ketekunannya sekarang banyak karya-karyanya digunakan mengarungi lautan oleh para nelayan.

Calon Wakil Gubernur Kaltim Safaruddin terkagum-kagum dengan karya Jamaluddin. Mantan Kapolda Kaltim ini menyediakan waktu khusus untuk melihat dari dekat bagaimana tata kerja pembuatan kapal di galangan kapal nelayan di Pekalong Baru Ulu, Balikpapan Barat.

“Ini perahu nelayan buatan anak bangsa. Kita sejak dulu sudah mampu membuat kapal-kapal dengan ukuran besar. Luar biasa, saya bangga dengan Pak Jamaluddin,” ujar Safaruddin ketika di galangan kapal, Rabu (28/3/2018).

Menuju galangan kapal, Safaruddin dengan rombongan tim pemenangan paslon nomor 4 itu sengaja turun dari mobil dan berjalan kaki di kawasan Baru Ulu. Sekitar jam 10.00, purnawirawan jenderal polisi bintang dua itu memulai aktifitas berjalan kaki menuju galangan kapal.

Alhasil, belum lagi sampai di tempat tujuan warga di sepanjang jalan menyambutnya dengan ceria. Ada yang berebutan untuk bersalaman, serta juga minta foto selfie. Safaruddin yang sehari-hari merakyat itu melayani satu persatu dengan wajah yang ceria.

Tak hanya ibu-ibu yang ‘menyerbu’, tapi juga tukang ojek dan sopir angkot. Warga sekitar menaruh harapan kepada Cawagub Safaruddin yang berpasangan dengan Cagub Rusmadi Wongso. “Kami warga Balikpapan mendukung Pak Safaruddin. Kami percaya dan merasa aman dipimpin beliau dengan pak Rusmadi,” kata Santi, seorang perempuan separuh baya, usai berfoto bersama.

Setelah berjalan kaki lebih dari dua kilometer, Safaruddin dan rombongan tiba di galangan kapal nelayan. Dia disambut ibu-ibu yang mengaku sudah menunggu ingin berkenalan dengan calon wakil gubernur Kaltim yang popularitasnya terus menanjak ini. Kesibukan pekerja pembuat kapal terlihat dengan peralatan tukang kayu yang sederhana.

Jamaluddin yang ditemui Safaruddin membuka rahasia bagaimana ia menjual kapal nelayan buatannya. Dia sudah puluhan tahun tinggal di Balikpapan dengan profesi sebagai pembuat kapal nelayan.

“Yang memesan kapal bukan hanya dari nelayan, tapi juga dari pengusaha dan pemerintah,” cerita Jamaluddin saat menjawab pertanyaan Safaruddin.

Dia menjual kapal kayu buatannya mulai harga Rp100 juta sampai dengan Rp1 miliar. Tergantung ukuran panjang dan lebarnya. Kapal buatannya selain untuk menangkap ikan, juga mengangkut barang seperti sembako dan hasil alam lainnya, termasuk batu gunung dan material bangunan.

Terhadap karya anak bangsa, menurut Safaruddin, pemerintah harus membantu agar bisa dipasarkan sampai ke luar negeri. “Di negeri sendiri saja banyak nelayan kita yang masih membutuhkan kapal lebih besar untuk muat ikan tangkapan. Begitu juga di luar negeri. Jadi, ini yang kita pikirkan untuk mereka,” kata Safaruddin.

Mulai dari pembuat kapal dan nelayan tidak lepas dari 10 program pasangan calon nomor 4 yang mengusung visi ‘Kaltim Bermartabat” ini. “Nelayan harus diberikan alat informasi tentang cuaca dan deteksi lokasi berkumpulkan ikan untuk ditangkap. Begitu juga pembuatan kapal, mereka perlu dibantu pemerintah agar lebih maju,” ucap Safaruddin. #

Comments are closed.