BeritaKaltim.Co

Di Pesisir, Tokoh ini Optimistis 100% Dukung Rusmadi-Safaruddin

ANGGANA, beritakaltim.co- Inilah dua desa paling ujung di Kabupaten Kutai Kartanegara. Namanya Desa Muara Pantuan dan Desa Sepatin Kecamatan Anggana. Ketika dikunjungi Calon Gubernur Kaltim Rusmadi Wongso, tokoh masyarakat yang mayoritas dari Suku Bugis di situ memberikan jaminan 100 persen warga bakal memilihnya.

“Saya optimistis pasangan Rusmadi-Safaruddin menang di daerah kami ini,” ucap H Mangkana, tokoh masyarakat setempat ditemani tokoh lainnya H Malik, Rabu (28/3/2018).

Letak geografis kedua desa itu di garis pantai Pulau Kalimantan, menghadap Selat Makassar. Tepatnya di mulut Sungai Mahakam yang dikenal dengan sebutan Delta Mahakam. Mayoritas penduduk yang kehidupan ekonominya dari tambak dan nelayan.

Rombongan Cagub Rusmadi yang ditemani istri menumpang speedboat dari pelabuhan Pasar Pagi Samarinda. Perjalanan menelusuri ilir sungai memakan waktu sekitar 3 jam.

“Penduduk di Muara Pantuan dan Sepatin jarang diperhatikan pejabat pemerintahan. Mereka sangat senang dengan kehadiran calon gubernur Rusmadi,” ujar Haji Saraping, tokoh masyarakat yang menemani Rusmadi mengunjungi kedua desa itu. Terlihat juga Haji Kandari yang begitu antusias dengan kehadiran paslon nomor 4 itu.

Saat tiba di desa Sepatin, paslon yang popularitas dan elektabilitasnya terus meroket ini disambut warga setempat bersama Haji Mangkana dan sesepuh warga. Sambil berjalan, Cak Rus – panggilan Rusmadi, menyapa warga dengan menyalami satu persatu.

“Mohon doanya ya,” kata Rusmadi yang diamini warga.

Pertemuan dengan warga berlangsung di rumah H. Basri. Di sana Sudah menunggu ratusan warga setempat yang ingin mendengar langsung visi dan misi Rusmadi sesuai dengan keinginan warga.

Rusmadi menyampaikan visi ‘Kaltim Bermartabat’ serta 10 program yang akan dilaksanakan jika kelak terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur. Menurut Rusmadi, programnya punya kesamaaan dengan keinginan Presiden Joko Widodo, yakni membangun dari pinggiran.

Desa Muara Pantuan dan Desa Sepatin termasuk kawasan pinggiran. Malah sebagian daratan dan lautnya berada di areal konsesi minyak dan gas Total EP Indonesie yang sekarang diambilalih Pertamina Mahakam Ulu.

“Kami memegang komitmen, daerah pinggiran diperhatikan,” kata Rusmadi.

Pada kesempatan itu Rusmadi memperkenalkan 10 program yang disebut Dasacita. Diantaranya adalah Kaltim Mandiri, di mana petani tambak maupun nelayan berhak mendapat bantuan pemerintah. Rencana Rusmadi, setiap desa diberikan Rp5-10 miliar.

“Kalau sekarang ini anggaran dana desa yang diberikan Pemerintah Kukar hanya Rp1 miliar pertahun, maka nanti jika saya terpilih menjadi Gubernur Kaltim, akan saya alokasikan disetiap desa Rp5 sampai Rp10 miliar,” sebut Rusmadi.

Dana desa dari Pemprov itu, kata Rusmadi, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk pembangunan, modal kerja untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Ketika berdialog dengan warga, terbuka keluhan tentang kesulitan air bersih dan listrik. Tak hanya itu, kesehatan dan pendidikan juga hal penting untuk diperhatikan. Rusmadi tidak ingin ada anak di desa itu putus sekolah.

Mengenai Puskesmas yang baru dibangun namun belum difungsikan lantaran minimnya dokter, menurut Rusmadi akan difungsikan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Rencana Rusmadi-Safaruddin tertuang dalam ‘Kaltim Sehat”, dimana direncanakan semua warga memliki jaminan sosial, tak perlu takut biaya jika jatuh sakit karena pemerintah menanggung iuran BPJS.

Dalam platform yang dibuat tim pemenangan paslon 4, pemprov Kaltim yang nanti dipimpin Rusmadi membangun Puskesmas Rawat Inap dan 10 rumah sakit pratama.

“Insyallah bila saya terpilih nanti semua akan kita realisasikan,” ujar Rusmadi.

Warga Desa Muara Pantuan dan Sepatin mengaku merasa senang dengan kehadiran Cagub Rusmadi. Secara spontan warga kedua desa berjanji akan memberikan dukungan suara kepada paslon Rusmadi-Safaruddin pada Pilkada 27 Juni 2018. #ib

Comments are closed.