BeritaKaltim.Co

Pendestrian Semakin Nyaman dan Cantik

TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.CO- Jika sekarang menyaksikan jalan protokol APT Pranoto tampak cantik dan pendestri atau pejalan kaki menjadi nyaman aman, manusiawi, berjalan diatas trotoar, hal ini merupakan salah satu wujud DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Berau memenuhi kebutuhan masyarakat di sisi lain mempercantik wajah kota.

Pemkab mengucurkan dana senilai Rp19 miliar, untuk proyek peningkatan drainase dan revitalisasi pedestrian di Jalan APT Pranoto hingga SA Maulana.

Hal ini diungkapkan Plt DPUPR Rahmad didampingi Kepala Seksi Reservasi Jalan dan Jembatan, bahwa proyek tersebut
mulai dikerjakan pada awal April dengan target penyelesaian pada Oktober 2018 mendatang. Hanya saja karena ada MTQ, sehingganya di wilayah zona religi tepatnya di depan Masjid Agung Baitul Hikmah lebih dikejar.
“Saat ini proses pekerjaan proyek masih berjalan dengan meningkatkan drainase-drainase sesuai master plan kota. Pekerjaan proyek tersebut juga akan dibarengi dengan memperindah sisi kiri dan kanan jalan dengan membuat zona-zona sesuai kebutuhan masyarakat.” Papar Rahmad.
Di sepanjang jalan APT Pranoto terus dikerakan semua dan untuk Jalan SA Maulana kurang lebih hanya 150 meter saja. Untuk anggaran ini merupakan kolaborasi dari APBD Rp14 miliar dan bantuan provinsi senilai Rp5 miliar. Target keseluruhan yang akan dibenahi sekitar 900 meter.
Ada 4 zona yang akan diwujudkan dalam proyek tata kota ini diantaranya zona perkantoran, zona religi, zona pendidikan, hingga zona untuk penyandang difable.
“Zona perkantoran itu dari kantor Bupati Berau sampai simpang empat trafict light, zona religi dari kawasan Masjid Agung Baitul Hikmah dan untuk zona pendidikan sendiri akan dibangun di sekitar sekolahan atau area pendidikan. Jadi di zona-zona itu nanti akan banyak diberi sentuhan seni dan masyarakat bisa menikmatinya, tapi yang jelas semua harus dijaga agar awet,” jelas Rahmad.

Selain memperindah kota dengan peningkatan drainase dan revitalisasi pedestrian, rencananya DPUPR juga akan membuat halte khusus area pendidikan, guna mempermudah para penjemput siswa yang datang.

“Kita kerjakan dulu satu per satu, nanti kalau sudah selesai satu kawasan akan kita lakukan kembali di kawasan lain, namun tetap kita menyesuaikan anggaran. Dan untuk tata kota masing-masing jalan nanti akan menyesuaikan kebutuhan masing-masing kawasan,” pungkasnya.adv/mar

Comments are closed.