BeritaKaltim.Co

Hadir Dalam Rapat Koordinasi Baznas, Ini Kata Neni

 

BONTANG, Beritakaltim. Co — Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) menggelar Rapat Koordinasi dalam penetapan nishab (kadar zakat fitra dan maal) tahun 2018 dan sosialisasi peraturan baznas no. 2 tahun 2016 tentang pembentukan dan tata kerja Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Baznas.

Kegiatan di selenggarakan di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang, Jl. Awang Long, Kelurahan Bontang Baru dan di hadiri Walikota Bontang, dr.Neni Moerniaeni, Sp,OG, Komandan Kodim 0809, Letkol. Arh. Gunawan Wibisono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang, Sulaiman.

Walikota Bontang, Neni Moeniaeni, mengatakan, dilakukannya rapat koordinasi ini agar kepada seluruh stekholder di Kota Bontang untuk selalu berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Kota Bontang terkait zakat yang di kelolahnya.

“Saya harapkan perusahaan yang mengelola zakat kariawannya sendiri agar melaporkan berapa jumlah zakat yang di kumpulkan, agar bisa di akumulasikan dan di laporkan ke Baznas Provinsi,” harap Neni.

“Ketika semua zakat yang terkumpul di perusahaan kemudian di akumulasikan semuanya dan di laporkan, maka mereka akan tahu bahwa kita semua taat membayar zakat,”tambahnya

Menurut Neni, Sebenarnya sesuai undang – undang seharusnya seluruh zakat yang ada di indonesia, seharusnya di kelolah oleh Baznas.

“di Kota Bontang ini zakatnya tidak bisa terkumpul menjadi 1 bagian karena perusahaan mengelolah zakatnya sendiri, maka dari itu jumlah zakat yang terkumpul di Kota Bontang jauh dari kota lain di Kaltim,”ungkapnya.

Zakat merupakan bagian dari rukun islam, maka dari itu Neni akan mengintruksikan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat di Kota Bontang yang mampu membayar zakat, agar membayar zakat.

“Saya juga telah berkordinasi dengan Badan Amil Zakat Kota Bontang agar seluruh zakat yang di bayarkan oleh masyarakat, semuanya di kelolah dengan sangat transparan,” ujarnya.#Adv/Hr.

Comments are closed.