BeritaKaltim.Co

Pembangunan Masjid SD IT, Butuh Anggaran 1,8 M

 

BONTANG, Beritakaltim. Co — Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cahaya Fikri melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di lingkungan sekolahnya, kegiatan di selenggarakan di SDIT Cahaya fikri, Jl. H. Habibon, Kelurahan Tanjung Luat, Sabtu (18/5/2018).

Dalam kegiatan hadir, Asisten III pemkot Bontang, Syarifah Nurul hidayati, Kadisdik, Ahmad Suharto, kapolsek Selatan, AKP. Diah Safitri,Perwakilan Lurah dan Camat Selatan. Perwakilan Kantor Kementerian Agama, M. Amin, Kepala Sekolah SDIT Cahaya Fikri, Diana Restiana.

Yoga dwi utomo panitia pembangunan mesjid SDIT Cahaya Fikri, mengungkapkan, SDIT Cahaya Fikri pada tahun ini akan di akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah (BAN -S) dimana setiap sekolah harus melengkapi sarana dan prasarana sebagai syaratnya.

“Sekolah kami seperti Tangga darurat serta Masjid, UKS, LAB. Komputer dan Perpustakaan masih menyatuh dengan kelas siswa siswi,” ungkapnya.

“Masjid sudah di bangun hari tahun ini dan di lektakkan batu pertamanya namun yang lainya akan segera di bangun juga sebagai persyarakat agar lolos agreditasi,” lanjut Yoga.

Kata Yoga, Masjid sendiri akan di bangun 2 lantai dimana masing lantai akan di gunakan sebagai aktifitas keagamaan untuk para murid SDIT Cahaya Fikri, lantai bawah sebagai aula dan lantai atas untuk ibadah sholat.

“Pembangunannya sendiri akan menggunakan anggaran sebesar Rp. 1,8 miliar dan terkumpul Rp. 303 juta serta yang telah terpakai senilai Rp. 240 juta,” urainya.

Iapun memohon doa restu dan dukungan moril maupun materil kepada orang tua murid, agar pengerjaannya bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

“Semoga pada awal tahun ajaran baru yaitu pada juli 2018 lantai dasar dari masjid bisa rampung agar para siswa dan siswi bisa menggunakannya dalam kegiatan keagamaan,” harapnya.

Yoga menambahkan, SDIT Cahaya Fikri sendiri didirikan oleh Yaumil Badak LNG pada tahun 2012 dengan jumlah murid saat ini sebanyak 334 siswa siswi.

“Didirinkannya sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan masyarakat Kota Bontang dengan menyediakan pendidikan yang berbasis membentuk karakter muslim yang mandiri, kompeten dan berakhlakul karimah,” ucapnya.

Ditunjuk sebagai meletakkan batu pertama yang mewakilkan walikota Bontang, Asisten III pemkot Bontang, Syarifah Nurul hidayati, menyampaikan, Pemerintah Kota Bontang sangat mendukung berdirinya SDIT Cahaya Fikri karena bisa membantu mewujudkan visi Walikota Bontang yaitu menciptakan Smart City.

“Smart city bukan hanya dalam hal intelektual namun juga dalam hal spiritual,” ujarnya

“Semoga masjid ini bisa rampung sesuai dengan waktu yang di tentukan,” harapnya.

Iapun, menambahkan, apabila pihak sekolah menginginkan bantuan dari pemerintah terkait pembangunan masjidnya, sesuai perwali, ada bantuan hibah dan bansos yang bisa di salurkan, namun kata dia, mengajukan proposal usulan harus setahun sebelum tahun anggaran baru.

“Saat ini aturan untuk hibah dan bansos sudah sangat ketat sehingga, pengajuan usulan di tahun ini tidak bisa langsung disalurkan pada tahun ini juga,” ungkapnya.

Iapun berpesan agar pihak sekolah segera menggurus surat – surat perijinan, seperti IMB dan lain sebagainya.#ADV#HR.

Comments are closed.