BeritaKaltim.Co

KPU Berusaha Hemat Anggaran Pilgub, Mei Tersisa Rp150,1 M

SAMARINDA, beritakaltim.co-Pemerintah Provinsi Kaltim mengalokasikan anggaran penyelenggaraan dan belanja untuk kebutuhan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kaltim periode 2018-2023 sebesar Rp310 miliar.

Anggaran tersebut ditampung melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Kaltim untuk kemudian dimasukkan ke bank BRI cabang Samarinda Seberang melalui rekening bendahara pengeluaran KPU.

Dana ratusan miliar ini digunakan sebagai kebutuhan belanja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim sebagai pihak penyelenggara Pilgub Kaltim 2018.

Dari dana Rp310 miliar, hingga bulan Mei 2018, sisa saldo di rekening bendahara pengeluaran KPU Kaltim senilai Rp150.195.652.589,00.

Sedangkan jasa giro 3% yang diterima dari bank BRI yang sudah disetorkan ke kas daerah sampai dengan bulan April 2018, dari dana yang dikelola, baik ditingkat Kabupaten/Kota maupun Propinsi sebesar Rp908 juta lebih,” terang Sekretaris KPU Kaltim Syarifudin Rusli kepada wartawan saat menggelar konfrensi pers di Kantor KPU, Jalan Basuki Rahmat, Kamis (24/5/18) siang.

Menurut Syarifudin pengeloaan dana pelaksanaan Pilkada digunakan sehemat mungkin sehingga dana sebesar Rp310 Miliar tidak semuanya harus habis, sisanya akan dikembalikan ke Pemerintah daerah.

Penghematan anggaran belanja ini tentunya dilakukan dengan pola belanja menggunakan e-katalog dan lelang terbuka oleh KPU pusat.

Ada tujuh item kegiatan belanja KPU yang menggunakan e-katalog, salah satunya adalah belanja percetakan surat suara.

“Untuk belanja surat suara melalui e-katalog ini sangat membantu sehingga kita bisa melakukan penghematan hingga Rp2 miliar,” sebut Syarifudin lebih lanjut.#ib

Comments are closed.