BeritaKaltim.Co

Bentuk PIK Hingga ke Pedesaan

TANJUNG REDEB, BERITAKALTIM.CO- Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB3A), DR Hj Rohaini tidak hanya mendorong pembentukan Pusat Informasi Konseling – Remaja (PIK – R) di seluruh wilayah kecamatan, namuan hinga ke pedesaan maupun kelurahan se – Kabupaten Berau.
Pusat Informasi dan Konseling Remaja atau yang lebih dikenal dengan PIK-R ini, kata Rohaini, adalah suatu wadah kegiatan Pusat Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR), yang memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi Remaja serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya.
Dikatakannya, PIK Remaja merupakan bagian dari Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK – KRR), yang kemudian oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dibagi menjadi dua, yaitu Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) dan Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK Mahasiswa).
Rohaini juga mengatakan, tujuan umum dari PIK Remaja adalah untuk memberikan informasi PKBR, Pendewasaan Usia Perkawinan, Keterampilan Hidup (Life Skills), pelayanan konseling dan rujukan PKBR.
“Disamping itu, juga dikembangkan kegiatan-kegiatan lain yang khas dan sesuai minat dan kebutuhan remaja untuk mencapai tegar remaja dalam rangka tegar keluarga guna mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera,” sebut Rohaini, Jum’at (25/5).
Menurut Rohaini, pembentukan PIK-R sangat perlu dilakukan mengingat kaum remaja merupakan kalangan yang rentan terdampak pengaruh negatif dari lingkungan sekitarnya. Terlebih, pengaruh negatif berupa penyalahgunaan narkoba bahkan seks bebas yang kian marak terjadi di kalangan remaja.
“Konsep yang diusung PIK-R adalah ‘dari, oleh dan untuk remaja’. Sedangkan, pola yang diterapkan adalah konsultasi dan diskusi antar remaja. Sebab, kita tahu bahwa para remaja lebih tertarik bercerita atau sharing dengan sesama remaja pula,” jelas Rohaini.
PIK-R, dijelaskan Rohaini, memiliki beberapa tahapan pengembangan dan pengelolaan, yakni PIK-R tahap tumbuh, tahap tegak dan tahap tegar dengan masing – masing spesifikasi materi dan isi pesan.
Lebih lanjut, Rohaini menyebutkan, pembentukan PIK-R juga dilakukan dalam rangka memberikan motivasi bagi para remaja untuk dapat melakukan kegiatan positif dalam kesehariannya.
“Jadi ini merupakan upaya Pemerintah Daerah untuk menciptakan generasi emas kedepannya. Generasi yang berprestasi dan terhindar dari pergaulan bebas, serta hal – hal yang berpengaruf negative,” Ungkapnya.
Nantinya, Rohaini berharap, agar PIK-R tidak dibentuk di setiap wilayah Kecamatan saja, teteapi juga di kawasan perdesaan maupun kelurahan se Kabupaten Berau, guna mengakomodir kebutuhan konseling para remaja.
“Dengan semakin banyaknya PIK-Remaja yang dibentuk maka ini semakin baik untuk membantu para remaja kita terhindar dari hal – hal yang tidak kita inginkan,” tutup Rohaini. Adv/mar

Comments are closed.