TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.CO –
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai mengelar buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Berau dengan anak yatim piatu dan santri, Selasa (5/6). Kegiatan rutin tahunan itu dihadiri Bupati Muharram, Wakil Bupati Agus Tantomo, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan puluhan anak yatim piatu.
Dalam sambutannya, Direktur RSUD Abdul Rivai, Nurmin Baso menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan program rutin dari pihak rumah sakit dalam kegiatan sosial. Selain buka puasa bersama juga digelar dengan pemberian bantuan kepada anak yatim piatu. “Kita juga mengadakan kegiatan di Labanan untuk memberi bantuan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Nurmin Baso juga menyampaikan terkait kinerja RSUD Abdul Rivai selama ini dalam melayani kesehatan masyarakat. Selain itu ia juga memaparkan berbagai program yang telah dijalankan saat ini. Salah satunya adalah membuka pelayanan gangguan jiwa. Karena menurutnya tingkat penyakit kejiwaan di Kabupaten Berau cukup tinggi di Provinsi Kaltim. “Kita sudah sediakan sarana dan prasarana penunjangnya, begitu juga dengan dokter spesial sudah ada,” ungkapnya.
Dalam kegiatan buka puasa bersama ini diisi oleh tausiah agama yang disampaikan oleh Bupati Muharram. Pada tausiahnya, ia menyampaikan bahwa bulan puasa saat ini merupakan momentum positif yang harus dimanfaatkan umat muslim dalam mengumpulkan pahala.
Ia menegaskan bahwa cita-cita tertinggi umat muslim adalah mendapatkan tempat yang layak di surga nantinya. Sehingga kesenangan yang ada didunia tidak bisa dijadikan sebagai indikator kesuksesan seorang muslim. Harta dan kesenangan yang didapat didunia akan habis begitu saja ketika maut memanggil. “Kita harus mulai merubah cara berpikir kita sejak saat ini. Karena yang dipandang manusia selama ini adalah jabatan, harta dan kekayaan. Ini menjadi ukuran seseorang itu dihargai. Tapi kesuksesan yang sesunguhnya adalah bagaimana kita bisa duduk bersama-sama dengan Allah nanti,” katanya.
Muharram juga mengingatkan kembali kepada seluruh umat muslim untuk dapat menunaikan kewajibannya dalam membayar zakat. Ia menilai bahwa zakat ini lah yang akan menjadi tabungan nantinya untuk menentukan umat muslim bisa masuk surga. “Memang hasilnya bukan seperti kita membeli emas, yang langsung kelihatan. Ini menjadi ujian bagi kita bersama. Mari kita manfaatkan waktu yang sisa beberapa hari lagi ini, karena belum tentu kita bisa merasakan ramadhan lagi,” pungkasnya. Adv/mar
Trending
- Korban tewas kecelakaan bus ALS di Muratara bertambah satu
- Massa Aksi Bertahan di Kantor DPRD Kaltim, Tunggu Hasil Rapat Hak Angket
- Ratusan Mahasiswa Desak DPRD Kaltim Segera Putuskan Hak Angket
- Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan capai 900 meter
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Temui Massa, Hasanuddin Mas’ud di Luar Kota
Comments are closed.