BeritaKaltim.Co

Warga Diajak Mengawasi Pilgub, Ada Hadiahnya Loh!

SAMARINDA, beritakaltim.co- Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2018-2023 tanggal 27 Juni, sudah di depan mata. Masyarakat Kaltim diharapkan tidak golput dan bisa datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya sebagai wujud partisipasi memilih pemimpin yang benar-benar dapat membawa Benua Etam ini kearah lebih baik untuk lima tahun ke depan.

Partisipasi masyarakat tersebut bukan saja ditunjukkan dengan menggunakan hak suaranya pada pencoblosan nanti, tapi ada juga kelompok masyarakat yang berperan menyukseskan Pilgub ini dengan membentuk sebuah lembaga Pemantau Pengawasan Pilkada dan Pemilu Kalimantan Timur atau yang disingkat dengan (LP4-KT)

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini resmi dibentuk untuk melakukan pemantaun dan pengawasan terhadap pelaksanaan Pilgub Kaltim, Pileg dan Pilpres.

Tujuannya tidak lain untuk mengantisipasi adanya kecurangan agar penyelenggaraan pemilu dapat berjalan jujur, adil, aman dan damai.

Bahkan lembaga independent ini menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk turut serta berpartisipasi mengawasi pelaksanaan Pilgub Kaltim tanggal 27 Juni 2018. “Dengan memberikan apresiasi atau reward bagi masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran di Pilgub Kaltim,” terang Sukri Ummi, Ketua LP4-KT kepada wartawan di Cafe ruang teduh, Jalan Juanda 4, Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu (9/6/18) sore.

Reward ini sendiri merupakan bentuk motivasi kepada masyarakat untuk berpartispasi melaporkan adanya temuan dugaan pelanggaran Pilgub Kaltim.

Sukri menyebutkan, masyarakat yang menemukan adanya kecurangan dan pelanggaran disertai bukti kuat akan mendapatkan Rp 1 juta. Jika laporan tersebut masuk ke Gakkumdu akan diberikan Rp10 juta dan terakhir ketika laporan yang disampaikan tersebut bisa berproses di Pengadilan dengan sangkaan pidana akan diberikan Rp50 juta,”tandasnya.

Menurutnya, semua masyarakat punya peluang untuk mendapatkan reward dari lembaga yang ia pimpin, tidak terkecuali Wartawan.

“Silakan, mari kita bekerja sama-sama mengawasi jalannya pelaksanaan Pilgub Kaltim. Bilamana menemukan adanya indikasi kecurangan kami membuka kontak pengaduan melalui 085754744441,” terang Sukri.

Lanjut kata Sukri, Ada lima Kabupaten/Kota yang menjadi target lembaga ini untuk dilakukan pengawasan dan pemantauan pada saat dilakukannya pencoblosan dan rekapitulasi perhitungan suara.

Daerah itu adalah, Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Balikpapan dan Paser.

Alasannya, lima Kota tersebut merupakan kantong suara terbesar sehingga potensi terjadinya kecurangan juga cukup besar.

“Setidaknya target kita meminimalisir terjadinya kecurangan dari peserta Pilgub Kaltim.

Karena itu kata Sukri, setiap Kabupaten/Kota ditempatkan satu orang dari lembaga ini bersama masyarakat untuk mengawasi pelaksanaan Pilgub dari segala bentuk kecurangan.

“Kami berharap Pilgub Kaltim ini bisa berjalan sukses, aman dan damai tanpa ada sebuah kecurangan,” sebut Sukri lebih jauh.

Menanggapi adanya LP4-KT, Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi (Bawaslu) Kaltim, Saipul memberikan apresiasi dan dukungan sebagai lembaga partner pengawasan di Pilkada.

Menurut Saipul, pengawasan langsung dari masyarakat ini sangat baik dan positif.

Bawaslu mendukung penuh peran serta masyarakat untuk membantu melakukan pengawasan dan pemantauan atas pelaksanaan Pilgub Kaltim,” sebut Saipul yang ikut hadir diacara itu.#ib

Comments are closed.