“Kebun Angin” Pembangkit Listrik di Sulsel, Besok Diresmikan Jokowi

oleh -1.111 views

JAKARTA, beritakaltim.co-  Satu lagi proyek kebanggaan Indonesia hadir diera Presiden Joko Widodo. Namanya Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan mulai akrab disebut “Kebun Angin”. Lokasi proyek yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo, Senin (2/7/2018) di Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) ini adalah pertama di Indonesia yang berlokasi di Desa Mattirotasi, Kecamatan Wattangpulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan. Pembangkit listrik yang mengandalkan tenaga angin ini menjadi satu langkah besar bagi Indonesia dalam mencapai target pemanfaatan sumber energi terbarukan sebesar 23% di tahun 2025 mendatang.

Lokasi pembangunan proyek itusekitar  4 jam atau sekitar 200 km perjalanan darat dari kota Makassar. Penampakan proyek, terlihat ada puluhan tiang berwarna putih yang sudah berjajar rapi di atas lahan seluas 100 ha.

Tiang-tiang itu berdiri memunggungi pebukitan di Desa Mattirotasi dan Desa Lainungan, Watangpulu, Kabupaten Sidenreng Rappang. Tiang-tiang tersebut tampak kontras dengan ukurannya yang begitu besar, yakni dengan tinggi 80 meter.

Jika ditambah dengan panjang baling-baling yang mencapai 114 meter, maka tinggi total tiang turbin angin tersebut dalam posisi baling tegak lurus bisa mencapai 137 meter atau lebih tinggi dari Monas yang tingginya 132 meter.

Kawasan perbukitan Sidrap memiliki potensi angin yang bagus, dengan perkiraan kecepatan angin berkisar tujuh meter per detik, cocok untuk kebutuhan menggerakkan baling-baling PLTB.

PLTB Sidrap akan menghasilkan listrik sebesar 75 MW dari 30 turbin angin berukuran raksasa. Masing-masing dari 30 kincir angin raksasa yang telah terpasang akan menggerakkan turbin berkapasitas 2,5 megawatt, dan bisa mengalirkan listrik ke sekitar 72 ribu rumah tangga pelanggan 1.300 VA di Sulawesi Selatan oleh PT PLN (Persero).

PLTB Sidrap dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date/COD). Sebagai informasi, proyek PLTB Sidrap sudah dirancang sejak Agustus 2012. Namun pembangunan dimulai sejak bulan April 2016 oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi dengan investasi senilai US$ 150 juta, setelah melakukan PPA di bulan Agustus 2015.

PLTB ini akan menjadikan Indonesia sebagai satu dari sedikit negara di Asia yang mempunyai pembangkit bertenaga angin, seperti Jepang, China, dan Korea.

PT PLN (Persero) akan menyalurkan listrik yang dihasilkan ke rumah-rumah warga dan diyakini bisa membantu rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan. Bahkan cadangan daya sistem Sulsel akan menjadi sebanyak 500 MW di tahun 2018. #detikcom