BeritaKaltim.Co

Wawali Basri: Ikut Serta BPJS Ketenagakerjaan Tidak ada Ruginya

BONTANG,Beritakaltim.co– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaksanakan Sosialisasi Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bagi nelayan dan petani melalui BPJS Tenaga Kerja, kegiatan ini bekerja sama dengan Kantor Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Persai) Yayasan Pandu Qolby (YPQ) Kota Bontang yang dilaksanakan di Auditorium Gedung 3 dimensi, Jalan Awang Long, Bontang Utara. Jumat (6/7) pagi.

Sosialisasi sendiri dihadiri langsung Wakil Walikota Bontang, Basri Rase, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Bontang, Agus Harianto, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang, Abdu Safa Muha, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kota Bontang serta para pekerja Petani, Peternak Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Bontang Basri Rase memberikan apreaslasl dan penghargaan kepada Ketua Kantor Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) Yayasan Pandu Qolby sebagai pihak yang turut berperan dalam penyelenggara kegiatan ini.

Basri berharap kepada para peserta agar dapat mengikukti kegiatan sosialisasi JHT, JKK dan JKM ini secara sungguh-sungguh agar mengetahui dan mendapatkan informasi yang berkaitan dengan kesejahteraan nelayan petani peternak khususnya 3 perlindungan sosial dimaksud.

“Sehingga, pasca mengikuti sosialisasi ini bapak atau ibu pencari nafkah utama dari sektor informal khususnya nelayan, petani, peternak sebagai target sasaran atau penerima manfaat program JHT, JKK dan JKM sebagai calon sasaran baru kepesertaan baru mengetahui hak dan kewajiban sebagai peserta nantinya,” kata Basri.

Selain itu, pentingnya pengetahuan masyarakat terkait program yang ada di BPJS Ketenagakerjaan ini tak luput dari perhatian Wakil Walikota Bontang. mengingat seluruh program yang ada sangat bermanfaat bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kita hanya membayar Rp 16.800 sudah mendapat 3 jaminan sekaligus, JHT, JKK dan JKM. Saya rasa ini sangat berguna bagi kita semua,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Bontang Agus Harianto mengatakan, program jaminan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan ini banyak keuntungannya diantaranya pada JKK peserta akan ditanggung biaya pengobatan sebanyak 100 persen serta masuk di ruang rawat kelas 1. Tak hanya itu dijelaskan Agus, Selain biaya pengobatan dan perawatan sampai sembuh, benefit lainnya yang mengalami peningkatan antara lain biaya angkutan darat, laut dan udara, biaya pemakaman serta pemberian beasiswa pendidikan bagi peserta yang meninggal dunia atau cacat total tetap karena kecelakaan kerja.

“Selain itu, jika terjadi cacat sebagian permanen, pekerja juga akan mendapatkan pelatihan khusus agar tetap bisa kembali bekerja melalui penyempurnaan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja-Return To Work (JKK-RTW), di samping santunan cacat yang diterima,” jelasnya.

Disela-sela penyelenggaraan Sosialisasi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bontang dengan didampingi Wakil Walikota Bontang menyerahkan santunan kematian kepada salah satu peserta yang belum lama ini meninggal dunia, dengan besaran santunan Rp 24.122.547#Adv/Im

Comments are closed.