BeritaKaltim.Co

DP2KBP3A Launching Kampung Anti Pornografi

TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.CO- Keseriusan Pemerintah Pusat (Pempus) memeinimalisir kejahatan maupun kekerasan seksual terhadap anak, Pempus menciptakan kampung anti pornografi. Ada tiga kampung yang ditunjuk Pempus untuk menjadi kampung anti pornografi, salah satunya adalah Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur mewakili Kaltim.
Amanah ini pun langsung mendapatkan respon dari Pemkab Berau melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Jum’at (6/7), di ruang rapat Pulau Kakaban melaunching kampung Maluang sebagai kampung anti pornografi.
Launching ini dibuka secara resmi Sekeretaris DP2KBP3A, Iswayudi dan dihadiri perwakilan dari Kemernterian Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hj Astrid, jajaran DP2KBP3A, serta beberapa organisasi wanita lainnya.
Dalam kesempatan itu Iswahyudi menjelaskan, bahwa dengan ditunjuknya Kampung Maluang dari tiga kampung di Indonesia oleh pusat adalah suatu penghargaan yang luar biasa dari Pempus, sekaligus sebagai beban moral bagi Pemkab Berau,sebab amanah ini suatu tantangan tersendiri, apakah amanah ini tidak mampu dijalankan secara maksimal. “ Kita sebagai warga Berau tentu merasa bangga mendapatkan kepercayaan dari Pempus. Namun kita harus tetap konsisten menjalankan amanah ini,” Kata Iswahyudi.
Mengingat pornografi ini mudah dilihat atau mudah dinikmati olah karangan anak – anak, baik melalui media cetak, maupun melalui aplakasi media sosial yang memudahkan mengakses hal – hal yang mengandung pornografi.
“ Oleh sebab itu, peran orang tua sangat penting untuk malakukan pengawasan terhadap anak, agar tidak menjadi pelaku kekerasan seksual, maupun manjadi korban pelecehan seksual,” ungkap Iswahyudi.
Dikesempatan yang sama, perwakilan dari Kementerian Pemberdayaana Permpuan dan Perlindungan anak Astrid juga mengungkapkan, bahwa kejahatan seksual tersebut sangat luar biasa dan menjadi perhatian khusus oleh semua kalangan. “ Karena itu kita sebagai orang tua harus ekstra hati -hati mengontrol prilaku anak, agar tidak menjadi korban dan eksploitasi seksual, “ ungkapnya.
Sebagai upaya pencegahan untuk meminimalisir pornografi tersebut bisa dilakukan oleh pemerintah desa, salah satunya adalah meminimalisir obyek – obyek yang manjadi pornografi. “ Karena itulah pemerintah pusat sangat serius mengahdapi persoalan ini, salah satunya adalah menciptakan kampung anti pornogafi, salah satunya Kampung Maluang. Karena itu kami harapkan Kampung Maluang ini nanti menjadi percontohan bagi kampung – kampung yang lain, agar kejahatan seksual bisa diminimalisir dari kampung atau desa,” pungkasnya.adv/mar

Comments are closed.