BeritaKaltim.Co

Jadi Gubernur Terpilih, Isran Noor: Ini Permulaan dari Proses Demokrasi

SAMARINDA, beritakaltim.co- Senyum sumringah terpancar dari wajah Isran Noor – Hadi Mulyadi setelah ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Terpilih dalam Pilgub Kaltim yang berlangsung 27 Juni 2018 lalu. Penetapan itu dilakukan KPU Kaltim dalam rapat pleno yang berlangsung di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, (24/7/2018).

“Terima kasih warga Kalimantan Timur, baik partai koalisi, tim pemenangan, juga partai lawannya dan para penyelenggara pilkada. Terkhusus masyarakat Kaltim. Ini kemenangan rakyat Kaltim,” kata Isran ketika diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut, dirinya menyebut penetapan dirinya sebagai pemenang hanya permulaan dari proses demokrasi di Kaltim. Karena sesungguhnya, kata dia, kemenangan akan diukur setelah masyarakat menilai kepemimpinannya selama lima tahun kedepan.

Isran-Hadi memperoleh suara sah sebesar 417.711 pemilih. Disusul Paslon Rusmadi dan Safaruddin 324.226 suara. Paslon Syaharie Jaang dan Awang Ferdian 302.987 suara dan paslon Sofyan Hasdam dan Rizal 288.166 suara.

Turut hadir acara tersebut mantan calon gubernur nomor urut 4 Rusmadi Wongso tanpa wakilnya, Safaruddin. Sementara mantan paslon lain, Syaharie Jaang, Awang Ferdian, Sofyan Hasdam dan Rizal Efendi tak hadir.

Sementara, Komisioner KPU Kaltim, Rudiansyah mengatakan ketetapan pemenang Pilgub sebagai tahap akhir dari rangkaian Pilgub Kaltim 2018. Setelah itu, KPU akan menyerahkan berita acara penetapan kepada Pemprov Kaltim, DPRD Kaltim, untuk disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Nantinya, lanjut Rudi Kemendagri akan menentukan waktu pelantikan hasil pilkada secara serentak di seluruh wilayah di Indonesia. “Untuk pelantikan, KPU sudah tak terlibat. Itu menjadi kewenangan Mendagri,” kata Rudi.

Setelah ini, KPU akan melakukan evaluasi dan penyusunan laporan Pilkada. Sementara tahapan Pileg tetap berjalan. #adv

Comments are closed.