BeritaKaltim.Co

Selesaikan Batas Kampung di Empat Kecamatan

TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya dalam menyelesaikan persoalan tapal batas antar kampung. Hal ini pun dilakukan bertahap dan ditarget pada tahun 2020 mendatang sudah bisa selesai. Saat ini sudah ada empat kecamatan yang telah diselesaikan batas kampungnya.
Masing-masing kecamatan ini yaitu Segah dengan 11 kampung, Biduk-biduk 7 kampung, Biatan 10 kampung dan Maratua 4 kampung. Dalam penetapan ini Pemerintah Daerah pun telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) untuk masing-masing kampung yang telah selesai tapal batasnya.
Kepala Bagian Pertanahan Sekretariat Daerah Berau, Said Dahrun menyampaikan bahwa setelah empat kecamatan ini diselesaikan maka pihaknya akan melanjutkan untuk Kecamatan Pulau Derawan. “Akhir Desember nanti sudah bisa kita ajukan usulan. Semoga ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala di lapangan. Tapal batas ini akan kita selesaikan bertahap dan dilakukan per kecamatan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan agar masyarakat bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membantu mempercepat penyelesaian tapal batas ini. Seperti persoalan internal yang terjadi di masyarakat bisa diselesaikan terlebih dahulu. Sehingga pemerintah lebih mudah dan cepat untuk penetapan tapal batas ini.
“Selama ini yang sering menjadi persoalan adalah masyarakat takut kalau tanahnya terpotong karena batas yang ditetapkan ini. Padahal tanah ini tetap miliknya asal memiliki dokumen yang lengkap. Cuma persoalan administrasi saja yang berbeda karena tanahnya berada di kampung sebelah. Tapi mengenai hak kepemilikan tetap. Ini juga sering kita sampaikan pada saat kunjungan ke lapangan,” ujarnya.
Dengan adanya tapal batas antar kampung ini dikatakannya akan memberikan kemudahan juga bagi pemerintah kampung itu sendiri. Seperti penyusunan profil kampung dan penyusunan rencana pembangunan. Sehingga batas kampung ini perlu secepatnya diselesaikan. Pemerintah daerah pun akan lebih mudah untuk menjalankan program pembangunan nantinya. “Kita juga bisa menyusun untuk profil daerah dalam menjalankan berbagai rencana pembangunan. Tentu kita akan berupaya semaksimal mungkin sehingga target penyelesaian pada tahun 2020 mendatang bisa tercapai,” pungkasnya.adv/mar

Comments are closed.