Astaga, 3 Pemuda Ini Beli Sabu di Lapas Narkoba Samarinda

oleh

TENGGARONG, beritakaltim.co- Ditangkap sedang pesta mengisap Sabu, 3 pemuda Tenggarong, Kutai Kartanegara ini mengaku membeli barang terlarang itu di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Narkoba Desa Bayur, Samarinda.

“Benar. Pengakuan para tersangka, membeli sabu di Lapas Bayur Samarinda,” ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Romi. Tidak tinggal diam, jajaran Satuan Reskoba kini bergerak mengecek kebenarannya.

Pengakuan sumber barang itu diperoleh polisi setelah Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menangkap tiga pemuda yang sedang pesta sabu. Mereka adalah A (23) seorang Mahasiswa warga Jalan Mangkuraja 1 RT40, Mt (26) warga Jalan Triyu RT 54, dan Kt (28) warga Jalan Pesut, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kukar.

“ Mereka kami tangkap sedang pesta sabu di Jalan Mangkuraja 1 Tenggarong,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Romi. Rumah itu adalah milik salah seorang pelaku, Rabu (21/11/2018).

Penggerebekan polisi pada Sabtu (17/11/2018) malam, sekitar pukul 22.00 wita. Berawal dari informasi masyarakat kalau di Jalan Mangkuraja 1 kerap terjadi transaksi narkoba.

Kemudian Unit Opsnal Resnarkoba Polres Kukar bergerak ke sana dan mencurigai salah satu rumah berloteng di RT 40. Ketika diamati situasi dalam rumah, polisi memastikan ada aktifitas pesta Narkoba sehingga langsung menggrebek.

Pemilik rumah A tak berkutik ketika ditangkap. Sedangkan dua rekannya yang mengetahui ada polisi datang, langsung berlarian. Keduanya yang berada di lantai atas melompat ke luar rumah, menginjak atap rumah orang.

Polisi yang tidak mau pelaku lolos tak kurang akal, memberikan tembakan peringatan. Tembakan peringatan itu rupanya membuat ciut nyali kedua anak muda ini sehigga menyerah.

Kini ketiganya berada di ruang tahanan Mapolres Kukar, dengan barang bukti 6 poket sabu, 1 handphone, 1 jaket, 2 bandel plastic klik berbagai ukuran, 1 pipet kaca, 2 sendok takar, 1 timbangan digital, uang Rp 400 ribu, 1 kotak baterai handphone dan 1 tisu. #l