Orang Indonesia Paling Tajir, Versi Forbes di Ujung 2018

oleh

SAMARINDA, beritakaltim.co- Nama-nama orang terkaya Indonesia dirilis kembali oleh Majalah Forbes, Jumat (14/12/2018). Nama-nama yang muncul paling kaya masih oleh 2 bersaudara, Budi dan Michael Hartono dengan total kekayaan US$ 35 miliar. Sedangkan diperingkat 50 terdapat nama Abdul Rasyid dengan harta kekayaan senilai US$ 600 juta.

Ini dia daftar 50 besar orang terkaya di Indonesia:

  1. Budi dan Michael Hartono: US$ 35 miliar setara Rp 507,5 triliun
  2. Susilo Wonowidjoyo: US$ 9,2 miliar setara Rp 133,4 triliun
  3. Eka Tjipta Widjaja: US$ 8,6 miliar setara Rp 124,7 triliun
  4. Sri Prakash Lohia: US$ 7,5 miliar setara Rp 108,75 triliun
  5. Anthoni Salim: US$ 5,3 miliar setara Rp 98,05 triliun
  6. Tahir: US$ 4,5 miliar setara Rp 65,2 triliun
  7. Chairul Tanjung: US$ 3,5 miliar setara Rp 50,75 triliun
  8. Boenjamin Setiawan: US$ 3,2 miliar setara Rp 46,4 triliun
  9. Jogi Hendra Atmadja: US$ 3,1 miliar setara Rp 44,9 triliun
  10. Prajogo Pangestu: US$ 3 miliar setara Rp 43,5 triliun
  11. Low Tuck Kwong: US$ 2,5 miliar setara Rp 36,25 triliun
  12. Mochtar Riady: US$ 2,3 miliar setara Rp 33,35 triliun
  13. Putera Sampoerna: US$ 1,75 miliar setara Rp 25,4 triliun
  14. Peter Sondakh: US$ 1,7 miliar setara 24,65 triliun
  15. Martua Sitorus: US$ 1,69 miliar setara Rp 24,5 triliun
  16. Garibaldi Thohir: US$ 1,67 miliar setara Rp 24,2 triliun
  17. Theodore Rachmat: US$ 1,6 miliar setara 23,2 triliun
  18. Kuncoro Wibowo: US$ 1,58 miliar setara Rp 22,9 triliun
  19. Alexander Tedja: US$ 1,5 miliar setara Rp 21,75 triliun
  20. Husain Djojonegoro: US$ 1,46 miliar setara Rp 21,2 triliun
  21. Bachtiar Karim: US$ 1,45 miliar setara Rp 21,03 triliun
  22. Murdaya Poo: US$ 1,4 miliar setara Rp 20,3 triliun
  23. Eddy Katuari: US$ 1,35 miliar setara Rp 19,6 triliun
  24. Djoko Susanto: US$ 1,33 miliar setara Rp 19,3 triliun
  25. Sukanto Tanoto: US$ 1,3 miliar setara Rp 18,85 triliun
  26. Eddy Kusnadi Sariaatmadja: US$ 1,29 miliar setara Rp 18,71 triliun
  27. Ciputra: US$ 1,2 miliar setara Rp 17,4 triliun
  28. Ciliandra Fangiono: US$ 1,19 miliar setara Rp 17,26 triliun
  29. Husodo Angkosubroto: US$ 1,15 miliar setara Rp 16,68 triliun
  30. Harjo Sutanto: US$ 1,1 miliar setara Rp 15,95 triliun
  31. Hary Tanoesoedibjo: US$ 980 juta setara Rp 14,21 triliun
  32. Sudhamek: US$ 920 juta setara Rp 13,34 triliun
  33. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono: US$ 910 juta setara Rp 13,2 triliun
  34. Osbert Lyman: US$ 900 juta setara Rp 13,1 triliun
  35. Hashim Djojohadikusumo: US$ 850 juta setara Rp 12,33 triliun
  36. Sjamsul Nursalim: US$ 810 juta setara Rp 11,75 triliun
  37. Kusnan dan Rusdi Kirana: US$ 800 juta setara Rp 11,6 triliun
  38. Danny Nugroho: US$ 790 juta setara Rp 11,46 triliun
  39. Soegiarto Adikoesoemo: US$ 780 juta setara Rp 11,31 triliun
  40. Aksa Mahmud: US$ 775 juta setara Rp 11,24 triliun
  41. Irwan Hidayat: US$ 750 juta setara Rp 10,88 triliun
  42. Achmad Hamami: US$ 725 juta setara Rp 10,5 triliun
  43. Tjokrosaputro Benny: US$ 670 juta setara Rp 9,7 triliun
  44. Arini Subianto: US$ 665 juta setara Rp 9,64 triliun
  45. Edwin Soeryadjaya: US$ 660 juta setara Rp 9,57 triliun
  46. Arifin Panigoro: US$ 655 juta setara Rp 9,5 triliun
  47. Sabana Prawirawijaya: US$ 640 juta setara Rp 9,28 triliun
  48. Kardja Rahardjo: US$ 625 juta setara Rp 9,06 triliun
  49. Kartini Muljadi: US$ 610 juta setara Rp 8,85 triliun
  50. Abdul Rasyid: US$ 600 juta setara Rp 8,7 triliun.

 

Di antara 50 orang terkaya Indonesia itu, ini dia 10 top dan sumbernya

 

  1. R Budi dan Michael Hartono, US$35 miliar (Rp508 triliun)

Sekitar 70% kekayaan mereka berasal dari Bank Central Asia. Keluarga ini juga pemilik perusahaan produsen rokok, Djarum, elektronik Polytron dan real estate. Hartono bersaudara juga ada di peringkat lima dalam daftar keluarga terkaya Asia 2017.

 

  1. Susilo Wonowidjojo US$9,2 miliar (Rp133 triliun)

Susilo (62 tahun) naik ke peringkat dua karena meningkatnya harga saham Gudang Garam, perusahaan yang memperoduksi sekitar 70 miliar batang rokok setiap tahunnya.

Susilo Wonowidjojo naik ke peringkat dua karena meningkatnya harga saham Gudang Garam, perusahaan yang memperoduksi sekitar 70 miliar batang rokok setiap tahunnya.

Keluarga Wonowidjojo juga berinvestasi di kelapa sawit melalui Makin Group.

 

  1. Eka Tjipta Widjaja US$8,6 miliar (Rp124 triliun)

Tahun ini kekayaan Eka Tjipta (95 tahun) turun US$500 juta, sehingga Eka Tjipta pun turun ke peringkat tiga.

Kekayaan Eka berasal dari grup Sinar Mas yang bergerak di industri kertas, agrobisnis, telekomunikasi, real estate dan layanan finansial.

 

  1. Sri Prakash Lohia US$7,5 miliar (Rp108 triliun)

Sri Prakash (66 tahun) pindah ke Indonesia dari India pada tahun 1970-an. Naik ke posisi empat seiring peningkatan harga saham Indorama Ventures, perusahaan petrokimia yang terdaftar di bursa Thailand.

 

Produk yang dihasilkan perusahaannya antara lain pupuk, bahan mentah tekstil dan sarung tangan medis.

 

  1. Anthony Salim US$5,3 miliar (Rp76,9 triliun)

Anthoni Salim (69 tahun) adalah kepala Grup Salim, yang memiliki lebih dari 50% saham Indofood.

Grup Salim memiliki pula firma investasi First Pacific di Hong Kong, pabrik roti di Singapura, dan perusahaan perdagangan di Cina. Kekayaannya tahun ini turun US$1,6 miliar

 

  1. Tahir US$4,5 miliar (Rp65 triliun)

Tahir (66 tahun) adalah bos Mayapada Group, perusahaan yang bergerak di bidang perbankan, rumah sakit, dan real estate.

Dia juga memiliki sebagian lisensi Forbes Indonesia yang menerbitkan daftar orang terkaya ini.

 

  1. Chairul Tanjung US$3,5 miliar (Rp50,8 triliun)

Chairul Tanjung (tengah) dikenal sebagai pengusaha yang aktif di bidang media, perbankan, dan supermarket.

CT Corp milik Chairul Tanjung (56 tahun) dikenal sebagai perusahaan pemilik stasiun TV, Bank Mega dan jaringan supermarket.

Perusahaan itu juga mengelola beberapa waralaba seperti Wendy’s, Versace dan Mango.

 

  1. Boenjamin Setiawan dan keluarga US$3,2 miliar (Rp46,4 triliun)

Boenjamin (85 tahun) mendirikan Kalbe Farma tahun 1966 di garasi rumahnya hingga kini menjadi perusahaan farmasi terbesar di Indonesia.

Dr Boen punya gelar doktoral bidang farmasi, dan juga memiliki 12 rumah sakit Mitra Keluarga.

 

  1. Jogi Hendra Atmaja US$3,1 miliar (Rp45 triliun)

Jogi Hendra Atmaja (72 tahun) memiliki Grup Mayora, salah satu produsen makanan terbesar di Indonesia yang menjual kopi, biskuit, permen dan lain-lain. Merek Mayora juga dijual di 90 negara di dunia dan mempekerjakan 30.000 orang.

 

  1. Prajogo Pangestu US$3 miliar (Rp43,5 triliun)

Prajogo Pangestu (74 tahun) adalah pemilik PT Barito Pacific dan Chandra Asri, yang merupakan produsen petrokimia terpadu terbesar di Indonesia.

 

Perempuan Terkaya, Ini Sumbernya

Hanya ada dua perempuan dalam 50 besar, yaitu Arini Subianto (47 tahun) di peringkat 44 dengan kekayaan Rp9,6 triliun. Baca wawancara BBC Indonesia dengan Arini Subianto di artikel ini.

Perempuan terkaya kedua adalah Kartini Muljadi (88 tahun) di peringkat 49 dengan harta Rp8,8 triliun.

Kartini memiliki Tempo Group, induk usaha PT Tempo Scan Pacific. Dia juga pengacara dan mantan hakim, yang hingga kini masih memiliki firma hukum bernama Kartini Muljadi & Rekan.

Menurut Pemred Forbes Taufik, di luar daftar 50 besar masih ada sekitar tujuh hingga delapan perempuan dengan kekayaan yang cukup besar, meskipun tidak sampai US$600 juta.

Menurut Taufik, daftar ini disusun berdasarkan jumlah saham yang dimiliki, dikalikan nilai saham.

“Ditambah info yang disuplai oleh sumber-sumber tertentu, termasuk mereka sendiri,” kata Taufik. #