Menyelesaikan Banjir di Kota Bontang, 16 Item Rekomendasi Disampaikan Pansus Banjir

oleh
Ketua DPRD Bontang Nur Salam Menerima Rekomendasi Ketua Pansus Banjir Bahktiar Wakkang, Bersama Dengan Walikota Bontang Neni Moerniaeni Dan Wakil Ketua DPRD Bontang, Faisal Dan Etha Rimba. P

BONTANG, Beritakaltim.co -– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kota Bontang mengadakan Rapat Pripurna ke-4 Masa Sidang II DPRD kota Bontang Dalam Rangka Penyampaian Rekomendasi DPRD kota Bontang, terhadap Penanganan Banjir di kota itu, Selasa (12/2/2019).

Rapat dihadiri oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Ketua DPRD Bontang, Nursalam, Wakil Ketua DPRD Bontang, Faisal, Wakil Ketua DPRD Bontang, Etha Rimba Paembonan, Seluruh anggota DPRD Bontang, Forkompinda, perwakilan perusahaan yang ada di kota Bontang, perwakilan partai politik, perwakilan OPD, Camat, Lurah, dan undangan lainnya. Rapat di gelar di Ruang Rapat Peripurna DPRD Bontang,  Jl. Bessai Berinta, Kelurahan Bontang Lestari.

Setelah Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Bontang, Nursalam, ketua panitia khusus (pansus) Banjir DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang yang merupakan Ketua Fraksi Nasdem menyampaikan rekomendasi terhadap penanganan banjir di kota Bontang.

Dalam penyampaiannya sebanyak 16 rekomendasi yang disampaikannya melalui Rapat Paripurna tersebut, yaitu, Menyusun kajian induk penanggulangan banjir, Melaksanakan kegiatan normalisasi sungai, Membentuk satgas penanggulangan banjir, Melibatkan perusahaan dalam penanggulangan banjir, Perlu payung hukum mengenai penanggulangan banjir, Menyediakan anggaran penanggulangan banjir 10 persen dari total Belanja Modal dari OPD terkait.

Kemudian, Penyediaan lahan untuk digunakan folder, Pelebaran sungai selebar 15 meter dengan kedalaman 4 meter, Perubahan Amdal Waduk Kanaan, Penertiban penggunaan lahan di sempadan sungai, Tidak memberikan fasilitas air, listrik, dan jalan di sempadan sungai, Setiap rumah wajib memiliki sumur resapan, Pengembang wajib menyediakan lahan untuk resapan air, Pembangunan pintu air di sodetan sungai area PT Badak LNG, Penyelesaian banjir ditarget 3 tahun, Penggalian potensi pembiayaan penanggulangan banjir di luar APBD.

“Rekomendasi DPRD Bontang yang telah disampaikan pada hari ini selajutnya diserahkan kepada pemerintah kota Bontang untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sehingga dapat memberikan kenyamanan dan perlindungan kepada masyarakat kota Bontan,” ujarnya.

Wali Kota Bontang, Neni Moernieni mengatakan, pihaknya menerima rekomendasi yang diberikan oleh pansus banjir DPRD Bontang dengan apresiasi dan akan melaksanakan rekomendasi tersebut. Kata dia, walaupun ada beberapa rekomendasi yang menurutnya harus direvisi kembali.

“Terima kasih kepada DPRD Bontang yang sangat luar biasa, semoga kegiatan ini bisa menjadi amal sholeh dan bernilai ibadah bagi kita semua,” ungkapnya.

Ketua DPRD Bontang, Nursalam mengatakan, rekomendasi yang diberikan DPRD Bontang diharapkan bisa menjadi bahan koreksi dan evaluasi bagi pemkot Bontang untuk melakukan penanganan banjir di kota Bontang.

“Kami atas nama pimpinan DPRD Bontang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pansus, pemkot Bontang, dan semua pihak terkait yang telah bekerjasama melakukan pembahasan penanganan banjir di kota Bontang,” pungkasnya.(RDY/ADV)