BeritaKaltim.Co

DPRD Menyangkan Batalnya Pembangunan Bandara di Bontang

BONTANG, Beritakaltim.co -– Menindak lanjuti realisasi kegiatan tahun anggaran 2018 dan rencana kegiatan tahun 2019 Komisi III DPRD Bontang Rapat Kerja dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang. Di Ruang Rapat Sekertariat DPRD Bontang, jalan Bessai Berinta, Kelurahan Bontang Lestari, Senin, (18/2/2019).

Rapat sendiri membahas kegiatan yang telah dikerjakan Dishub Bontang sepanjang tahun 2018 dan melihat rencana apa saja yang sudah disiapkan di tahun 2019.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Suhut Harianto, anggota Komisi III DPRD Bontang Agus Suhadi, anggota Komisi III DPRD Bontang Muhammad Dahnial, anggota Komisi III DPRD Bontang Sulhan, dan Sekretaris Dishub Bontang Murlan beserta jajarannya dari Dishub Bontang.

Dalam rapat tersebut Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang, Suhut Harianto menanyakan soal kelanjutan pembangunan bandara di kota Bontang yang anggarannya terhenti di tengah jalan.

“Seperti apa kelanjutan rencana pembangunan bandara di Kota Bontang,” tanya suhud.

Sekretaris Dishub Bontang, Murlan menjelaskan rencana pembangunan bandara di Kota Bontang di batalkan, pasalnya, setelah Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto di samarinda dioperasikan, maka, pemerintah pusat memfokuskan memperbaiki akses jalan dalam radius 100KM.

“Hal itu merupakan kebijakan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dimana dana APBN di fokuskan untuk memperbaiki jalan dari radius 100KM menuju bandara yang sudah ada daripada harus membangun bandara perintis,” jelasnya.

“Tahun 2019 pihak provinsi telah berkoordinasi dengan pusat, anggaran yang tadinya untuk jalan menuju bandara perintis akan dialihkan untuk perbaikan jalan menuju bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto di samarinda,” sambungnya.

Suhut Harianto, menyayangkan batalnya pembangunan bandara di Kota Bontang, padahal kata dia, manfaat bandara untuk suatu kota sangat besar sekali untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Ia mencontohkan, Kota Berau yang saat ini telah memiliki bandara sendiri, ke depannya mereka pasti lebih cepat dalam pembangunannya, terutama di bidang pariwisatanya karena akses ke sana telah mudah.

“Pupuslah harapan masyarakat Bontang untuk memiliki bandara sendiri,” tutupnya.Adv. RDY.

Comments are closed.