BeritaKaltim.Co

Memiliki Berbagai Tanaman Herbal, Kelompok Ma’Rifah Herbal Memproduksi Minyak Dan Lulur SPA

 

BONTANG, Beritakaltim.co — Belum lama ini Kelompok Ma’Rifah Herbal diberi pelatihan oleh PT. Pupuk Kalimantan Timur cara membuat lulur SPA Herbal selama 5 hari di Salon Fury BTN PKT. Dari hasil pelatihan, Kelompok Ma’Rifah Herbal mempraktikkan pembuatan hasil pelatihan di Rumah Toga Ma’Rifah Herbal, Jalan RE. Martadinata, GG. Musholla Al Yaqin, RT. 11, Kelurahan Loktuan, Minggu, (3/3/2019).

Sekertaris Kelompok Ma’Rifah Herbal, Lisma Wati mengatakan, pihaknya bersama dengan anggota Kelompok Ma’Rifah Herbal mempraktikkan pembuatan beberapa lulur hasil pelatihannya di Salon Fury.

“Hari ini kami membuat lulur bengkoang dan lulur rempah,” ujar Lisma.

Kata dia, lulur bengkoang memiliki banyak khasiat untuk kulit wajah salah satunya mencerahkan, bahannya pun baik endapan maupun ampas bengkoang bisa dijadikan lulur.

“Bengkoang kita blender kemudian di saring di pisahkan endapan dan ampas, kemudian masing – masing di campur (esential oil) dan tepung beras, kemudian di bulatin di jemur selama 2 – 3 hari,” paparnya.

Lanjut dia, tidak jauh berbeda dengan cara pembuatan lulur bengkoang, lulur rempah menggunakan bahan seperti, Temu Giring, Kunyit, Kunyit Putih, Bangle, Temulawak.” Semuanya kita parut kemudian di bulatin dan di jemur selama 2 – 3 hari hingga kering sempurna,” terangnya.

Kedepan, pihaknya bersama kelompok Ma’Rifah Herbal akan membuat lulur pengantin dan lulur pengencang wajah dengan bahan ketan hitam, Asam, Bubuk Kayu Manis dan Esential Oil.

“Kita berharap produk yang kami produksi lebih diminati masyarakat karena semuanya menggunakan bahan alami,” harapnya.

Asma, Ketua Kelompok Ma’Rifah menambahkan, pihaknya bersama kelompok sedang mengembangkan tanaman herbal miliknya yang sebelumnya hanya memproduksi berbagai minyak sejak tahun 2017. Kata dia, pihaknya telah membuat lulur SPA dengan bahan utama herbal, seperti lulur bengkoang dan lulur rempah.

“Semoga lulur yang kami buat bisa berhasil di jual di pasaran, seperti minyak yang kami produksi sejak 2017 sudah laku terjual sebanyak 1.800 botol dalam kurun waktu 2 tahun dan insya allah hasilnya bisa saya pakai Umroh tahun ini bersama suami,” ungkapnya.

“Semoga dengan hasil yang saya raih, bisa memotifasi teman – teman CSR Pupuk Kaltim lainnya untuk terus bekerja keras, karena usaha tidak akan menghianati hasil,” pesannya.

Ditemui di tempat yang sama, Ridha Nuralia Fauziah, community development officer (CDO) Departemen CSR Pupuk Kaltim menjelaskan, kegiatan mempraktekkan pembuatan beberapa lulur oleh Kelompok Ma’Rifah Herbal salah satu binaan Pupuk Kaltim, merupakan hasil dari pelatihan SPA And Aromaterapy di Salon Fury selama 5 hari.

“Jadi hari ini mempraktekkan bagaimana membuat berbagai lulur dan masker,” ucap Ridha.

Kat dia, kegiatan tersebut merupakan pengembangan bagi kelompok Ma’Rifah Herbal dimana sebelumnya hanyak memproduksi berbagai minyak, kini di kembangkan untuk membuat lulur SPA Herbal.

“Kita juga telah membangunkan rumah produksi, sehingga nantinya akan di buka juga untuk SPA dan Massage disini,” terangnya.

Lanjut dia, setelah bangunan rampung, pupuk kaltim akan membantu mengurus perijinan BPOM (Badan Pengawasan Obat Dan Makanan) untuk seluruh produk milik kelompok Ma’Rifah Herbal.

“Selain tempat SPA kita akan membuatkan cafe herbal dan hanya menjual berbagai macam jamu dari tanaman Toga,” jelasnya.

“Kami berharap Kelompok Ma’Rifah Herbal semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat Loktuan Khususnya dan masyarakat Bontang Umumnya,” tutupnya.Adv.Hr.

Comments are closed.