BeritaKaltim.Co

Rusli: Yayasan Jangan Berbahasa Seperti Politisi

BONTANG, Beritaklatim.co — Melihat polemik pelepasan aset Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial di wilayah Perumahan BTN Pupuk Kaltim, Kelurahan Belimbing. Anggota Komisi III DPRD Bontang, Rusli meminta, pihak yayasan jangan berbahasa politisI. Sebab ia melihat jawaban pihak yayasan baik YPK maupun YKHT (Yayasan Kesejahteraan Hari Tua) Pupuk Kaltim selalu sama seolah menunda mediasi tersebut, agar selesai lebih cepat.

“Semua masukan sudah didengarkan dan valid, tapi saya lihat yayasan dan perusahaan masih menggunakan bahasa politik dan ketakutan,” jelas Rusli, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat Sekertariat DPRD Bontang, Selasa, (4/3/2019).

Kata dia, kasus perdata seperti itu sudah jelas aturannya sesuai yang diungkapkan Kemenkumham. Kalau dilanjut (ke proses hukum) malah bisa terungkap lebih jauh. Padahal hanya ingin mengembalikan ke fungsi awalnya.

“Kemungkinan pengurus bisa kena semua jika tidak selesai disini dan dilanjut ke proses hukum karena mengapa bisa jadi hak milik dan disertifikatkan dengan alasan bayar pajak,”ungkapnya.

Ia menambahkan, banyak masyarakat yang tinggal di perumahan BTN PKT iri karena tak dapat menikmati pembangunan dari pemerintah.

“Jangan lagi berbahasa seperti politisi, kalau datang tidak bisa mengambil keputusan tak ada gunanya,” tegasnya.Adv.HR.

Comments are closed.