BeritaKaltim.Co

Program Pemerintah Pusat PKH, KIS, dan Rasta Dilaunching, Warga Kutim Terbantu

LONG MESANGAT, beritakaltim.co – Bupati H Ismunandar dan Wabub H Kasimidi Bulang berserta rombongan berkunjung ke Long Mesangat dalam rangka pelepasan Ogoh-ogoh Nyepi, sekaligus launching Program Keluarga Harapan (PKH), Program Keluarga Indonesia Sehat (KIS) dan Bansos Berasa Sejahtera (Rasta) untuk masyarakat yang terdata sebagai penerima.

Berdasarkan laporan dari Dinas Sosial Kutai Timur pada acara yang berlangsung di halaman Kantor Camat Long Masengat, Rabu (6/3/2019), penerima PKH tahun ini sejumlah 869 kartu. Untuk KIS sejumlah 641 kartu dan program Rasta 869 Kartu di Kecamatan Long Mesangat

Emmanuel Eng menerangkan, program tersebut dari pemerintah pusat. “Kita di sini melanjutkan serta mengawasi para penerima manfaat maupun pendamping, agar betul-betul memanfaatkan anggaran yang telah dikeluarkan pemerintah,” ujarnya.

Dalam prosesi penyerahan tersebut, melibatkan jajaran RT, RW dan Kades agar pengajuan dan penyaluran paket bantuan tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.

Camat Emmanuel Eng mengatakan, dalam pengajuan itu yang mengetahui di lapangan adalah para ketua RT, RW dan Kades yang kemudian diajukan ke Kemensos untuk diapproval.

Kemudian dalam kegiatan tersebut Jumiati dari Desa Tanah Abang Long Masangat salah satu penerima bantuan sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat serta pemerintah Kutim.

Ia juga menambahkan program ini selalu tepat sasaran. Dia sangat bersyukur karena manfaatnya buat orang-orang susah ini.

“Mudahan progam ini berlanjut setiap tahunnya dan bisa membantu seluruh kecamatan lainnya buka disini saja,” ujar ibu yang menggunakan kerudung hitam.

Sementara itu, Bupati H Ismunandar membuka sekaligus menyerahkan secara simbolis dalam progam ini.

Bupati H Ismunandar mengatakan hal ini merupakan program sangat dibutuhkan masyarakat. ” Kita wajib bersyukur pemerintah pusat memberikan perhatian melalui ini”.

“Kami hanya menjalankan sesuai amanah beliau (Presiden Jokowi) membangun dari pinggiran Program Nawacita,” tutur Ismu dalam sapaan akrabnya.

Ismu dalam acara launching itu menyinggung soal infrastruktur yang belum terpenuhi. Bupati mengatakan semua itu bertahap sabar. Ia juga mengatakan jika perusahaan tidak terlibat dalam pembangunan tidak usah diperpanjang kontraknya.

Ismu juga mengundang dalam setiap coffe morning kami mengundang seluruh kades untuk terlibat mengajukan unek-unek nya tentang daerahnya. (hms7)

Comments are closed.