30 Rumah Nelayan Belum Teraliri Listrik

oleh
Rapad Dengar Pendapat (RDP) Komisi 3 terkait Perumahan Khusus Nelayan yang tak teraliri listrik.

BONTANG – Sejak diresmikan pada (13/2) lalu, perumahan Khusus Nelayan yang berlokasi di Jalan Letjen Urip Sumoharjo Kelurahan Bontang Lestari Kecamatan Bontang Selatan ini mulai menuai banyak persoalan, salah satunya tidak teraliri listrik.

Diketahui, dari 50 unit hunian, sekira 30 rumah belum teraliri listrik. Konon, belum adanya penerangan disebabkan kabel penghubung listrik dari kilometer ke lampu telah dicuri oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Disini kami sengaja memanggil baik dari kelurahan, DKP3, PLN dan Perkim untuk mencari solusi yang terbaik,” kata Suhud Hargianto saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP). Senin (11/3/2019) siang.

Dijelaskan Suhud usai mendengarkan paparan baik dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) serta Kelurahan Bontang Lestari, terdapat dana sebesar Rp 65 juta yang dapat dipergunakan untuk memperbaiki kerusakan yang ada di perumahan Khusus Nelayan tersebut.

“Dari dana tersebut saya kira cukup kalau hanya untuk memperbaiki instalasi listriknya saja,” imbuhnya

Sementara itu, perwakilan dari Dinas Perkim, Edi Ronting menjelaskan bahwa hilangnya instalasi listrik yang ada di perumahan Khusus Nelayan, lantaran kreatifitas dari masyarakat yang tidak bertanggung jawab mengingat saat peresmian sudah terlebih dahulu dilakukan pengecekan baik pengaliran air PDAM maupun listrik.

“Waktu diresmikan baik semua, tapi pas sudah seminggu terakhir baru muncul,” paparnya.

Sementara itu, Inggit Ramadhani perwakilan PLN Rayon Cabang Bontang menjelaskan bahwa pihak PLN hanya memiliki kewajiban hanya sampai kilometer listrik,”Jka kerusakan ada di instalasi itu sudah bukan kewajiban kami melainkan kewajiban pelanggan,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan lain Suhud meminta kepada pihak PLN untuk menyiapkan tenaga teknisi untuk memperbaiki instalasi listrik, hal ini diharapkan agar tidak adanya kerusakan yang lebih parah lagi.

“Saya berharap, usai rapat ini disampaikan ke pimpinan PLN bahwa komisi 3 meminta agar disiapkan teknisi jika sewaktu-waktu diperlukan,” tukasnya.#Adv