BeritaKaltim.Co

Ini Alasan Lion Air Buka Rute Penerbangan Samarinda – Yogyakarta

SAMARINDA, beritakaltim.co– Lion Air Group terus memperkuat posisinya dalam barisan armada penerbangan yang melayani Bandara APT Pranoto Samarinda. Mulai tanggal 5 April 2019, maskapai ini membuka penerbangan baru Samarinda – Yogyakarta (PP).

Pelayanan penerbangan baru ini melengkapi layanan yang sudah lebh dulu ada; Samarinda-Makassar, Samarinda-Jakarta, Samarinda – Surabaya dan Samarinda-Berau.

“Pembukaan rute baru Samarinda dan Yogya merupakan kelanjutan dari kesuksesan rute Lion Air sebelumnya yang menghubungkan Jawa ke Kalimantan. Rata-rata permintaan traveling di kedua provinsi menunjukkan angka positif,” ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air.

Penerbangan Samarinda-Yogyakarta bernomor JT-869. Berangkat dari Bandar Udara Internasional APT Pranoto, pukul 11.10 WITA dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta (JOG) pukul 12.20 WIB.

Untuk rute sebaliknya, Lion Air nomor JT-868 akan mengudara dari Jogjakarta pukul 13.10 WIB dan memiliki jadwal kedatangan pada 16.00 WITA di Samarinda. Layanan penerbangan non-stop ini memiliki frekuensi satu kali setiap hari.

Danang menjelaskan, layanan baru ini optimis bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat kedua provinsi untuk berwisata atau bisnis. Juga mewujudkan mimpi pelancong menjelajahi secara mudah di Indonesia melalui Yogyakarta dan Samarinda.

“Lion Air hadir di rute ini adalah bagian langkah strategis guna meningkatkan minat jalan-jalan turis di kota tujuan Jogja dan Samarinda,” ujarnya.

Lion Air Group membaca tren traveling era sekarang. Menurut Danang, Samarinda memposisikan sebagai gerbang baru menuju Kalimantan Timur.

Secara geografis wilayah Samarinda yang dibelah oleh Sungai Mahakam tersebut telah dikenal sebagai kota tujuan untuk eksplorasi menuju ke berbagai kawasan Kaltim.

Samarinda menyuguhkan kekhasan yang menguatkan menjadi salah satu tempat berlibur, seperti ikan pesut, sarung Samarinda, amplang, Islamic Center, air terjun Tanah Merah, air terjun Pinang Seribu, pantai, kuliner dan masih banyak lagi.

Sementara mengenai Yogyakarta atau yang mudah diucapkan “Jogja”, menjadi salah satu destinasi istimewa di kalangan travelers. Karena kota itu begitu kental dengan wisata pendidikan, budaya, religi dan pusat seni hingga keramahan masyarakat yang mendunia. Tak heran bila dikenal Jogja Never Ending Asia.

Jogja juga terkenal ramah di kantong dan reputasi yang kaya jajanan atau kuliner, misalnya di sepanjang icon kota ini yaitu Malioboro. Bagi milenial hobi memotret dan terlihat keren, menjelajahi setiap sudut wisata alam, pegunungan dan pantai menjadi spot instagenic, karena berlatar pemandangan menakjubkan untuk petualangan seru. Jadi, semakin menambah sensasi kekinian di sosial media khususnya Instagram.

“Akhirnya kedua destinasi itulah yang menanti untuk dikunjungi yang menawarkan pengalaman yang semakin tak terlupakan terutama kalangan turis milenial,” ujarnya.

Dalam mendukung upaya itu, Lion Air akan memberikan pilihan kenyamanan tersendiri dan layanan terbaik selama perjalanan, travelers berkesempatan menambah pengalaman terbang dengan pesawat terbaru Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi) dan Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi).

Alasan lainnya, jaringan Samarinda ke Jogja pergi pulang (PP) diharapkan mampu memberikan keuntungan bagi wisatawan mancanegara (wisman), wisawatan nusantara (wisnus) dan pebisnis dalam bepergian. Dari berbagai kota dapat singgah terlebih dahulu (transit) atau dengan menghabiskan waktu di Jogja, kemudian bisa meneruskan perjalanan ke Samarinda.

Demikian juga bagi wisatawan dan pebisnis yang sudah menyelesaikan agenda di Samarinda bisa terbang ke Jogja sekaligus nantinya mudah mendapatkan opsi penerbangan lanjutan (connecting flight) menuju kota tujuan popular Lion Air Group.

Lion Air menawarkan konektivitas perjalanan terbaik melalui Bandar Udara Internasional Adisutjipto bersama kota penghubung lainnya, antara lain ke Bandung, Balikpapan, Banjarmasin, Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Jambi, Palembang, Lampung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Lombok, Kupang, Makassar, Kendari, Palu, Manado, Ambon, Ternate, Sorong, Jayapura, Merauke dan destinasi yang lain.

Lion Air senantiasa mendukung dalam menyediakan akses dari dan menuju Jawa Timur dan Kalimantan Timur, sesuai konsep Komponen Daerah Tujuan Wisata 3A, yaitu khusus aksebilitas (access). Kehadiran dan ketersediaan pilihan penerbangan dapat mempercepat koneksi antardestinasi, sehingga berdampak dalam menggeliatkan wisata dan perekonomian ke daerah. #le

Informasi Penerbangan Lion Air Group dari Samarinda

Samarinda – Surabaya 3 kali per hari
Samarinda – Yogyakarta*) 1 kali per hari Rute Wings Air
Samarinda – Berau 1 kali per hari Rute Batik Air
Samarinda – Makassar 1 kali per hari
Samarinda – Jakarta Halim Perdanakusuma 1 kali per hari
Samarinda – Soekarno-Hatta, Tangerang 2 kali per hari

Informasi Penerbangan Lion Air Group dari Yogyakarta

Yogyakarta – Balikpapan 3 kali per hari
Yogyakarta – Banjarmasin 1 kali per hari
Yogyakarta – Pekanbaru 1 kali per hari
Yogyakarta – Soekarno-Hatta, Tangerang 4 kali per hari
Yogyakarta – Padang 1 kali per hari
Yogyakarta – Batam 1 kali per hari
Yogyakarta – Palembang 1 kali per hari
Yogyakarta – Bandung 1 kali per hari
Yogyakarta – Denpasar 2 kali per hari
Yogyakarta – Lombok 1 kali per hari
Yogyakarta – Makassar 1 kali per hari
Yogyakarta – Samarinda *) 1 kali per hari Rute Batik Air
Yogyakarta – Soekarno-Hatta Tangerang 2 kali per hari
Yogyakarta – Jakarta Halim Perdanakusuma 7 kali per hari Rute Wings Air
Yogyakarta – Surabaya 6 kali per hari

*) Penerbangan perdana efektif 5 April 2019.

Comments are closed.