Peduli Kebutuhan Air Bersih Daerah Pesisir, Pupuk Kaltim Memberikan Bantuan Perangkat Penjaringan Air Hujan Menjadi Layak Minum

oleh -1.447 views
Staf Dan Tim Managemen CSR Pupuk Kaltim Bersama Ketua RT 03 Pulau Gusung, Memastikan Kualitas Air Usai Di Filter

BONTANG, Beritakaltim.co — Tim Inovasi Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) Pupuk Kaltim, Sugiyanto mengatakan, pengadaan air bersih dan siap minum di perkampungan yang berada tengah laut merupakan hal yang sangat sulit, sebab menurutnya, apabila menyediakan alat untuk mengubah air laut menjadi air tawar dan siap minum membutuhkan biaya yang sangat mahal.

“Untuk membantu warga gusung dalam pemenuhan air bersih, Pupuk Kaltim memberikan bantuan alat pemurnian air hujan menjadi laiak pakai hingga ketingkat konsumsi,” ujar Sigiyanto kepada media saat mengecek kualitas air hujan setelah di lakukan penyaringan di Pulau Gusung, Kelurahan Guntung, Senin, (1/4/2019).

Kata dia, Projek pemurnian air hujan menggunakan filter carbon aktif untuk masyarakat Gusung sangat efektif karena menurut prediksi dari BMKG ( Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) wilayah Kaltim memiliki curah hujan yang cukup tinggi.

“2 hari terakhir ini hujan turun dan menurut informasi masyarakat 25 tandon penampungan air dengan kapasitas 1200 dan 3000 liter semuanya terisi penuh,” katanya.

Lanjut dia, agar air hujan tersebut laiak pakai hingga ketingkat konsumsi maka airnya tidak biarkan begitu saja, namun di filter dengan sand filter yang di berinama penjaring, dimana isinya berupa carbon aktif.

“Carbon aktif tersebut mampu menyaring seluruh partikel jahat dan kandungan logam yang terkontaminasi dengan atap rumah warga yang masuk kedalam tandon penampungan,”terangnya.

“Air hasil penyaringan melalui filter akan di improve dengan alat ultraviolet sterilizer, maka di jamin air bersih dan berbas bakteri sehingga laiak minum,” tambahnya.

Ia menambahkan, Untuk sementara Pupuk Kaltim memberikan bantuan melalui program menabung air dan memasang perangkat di 22 titik di masing – masing rumah warga gusung, dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp. 160 juta.

“Perangkatnya berupa balok dan papan kayu ulin untuk dudukan tandon, 13 tandon penampungan air, 120 keping instalasi talang air beserta aksesorisnya dan 22 buah filter carbon aktif serta ultraviolet sterilizer,” rincinya.

Ditemui di tempat yang sama, Staf Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) Pupuk Kaltim, Irma Safni mengatakan, Program Inovasi pemurnian air hujan di pulau gusung merupakan bantuan dari PT. Pupuk Kaltim yang bekerja sama dengan PT. Kaltim Daya Mandiri Dan PT. Kaltim Industrial Estate.

“Program Inovasi Alat Sand Filter Penjaring merupakan replika yang sudah pertama kali di lakukan di kampung malahing, kemudian tahun ini kami replika di pulau gusung,” ungkapnya.

Kata dia, Hal tersebut di lakukan karena kehidupan di tengah laut sangat sulit mendapatkan air bersih, dimana masyarakat gusung harus membeli air bersih kedarat, sehingga Pupuk Kaltim memikirkan inovasi apa yang bisa memberikan manfaat yang besar bagi warga.

“Ini kali pertama kami lakukan untuk kebutuhan air bersih di pulau gusung, dengan alat sand filter penjaring untuk pemurnian air hujan yang ramah lingkungan,” terangnya.

Iapun berharap, warga gusung bisa merasakan manfaat dari hasil pemurnian air hujan tersebut, sebab air bersih hingga laiak minum merupakan kebutuhan paling pokok dalam kehidupan sehari – hari.

“Semoga bermanfaat bagi warga gusung, sehingga mereka tidak perlu lagi membeli air bersih kedarat,” harapnya.

Udin Zainuddin Ketua RT. 03 di Pulau Gusung, Kelurahan Guntung mengungkapkan, pihaknya sangat terbantu dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di rumahnya dengan sand filter penjaringan air hujan yang berikan oleh Pupuk Kaltim. Selain ia warga juga merasa gembira karena tidak perlu jauh – jauh lagi ke Guntung untuk membeli air bersih.

“Kami biasanya menghabiskan uang sebesar Rp.400 ribu perbulan untuk membeli air bersih,” ungkapnya.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini, saya sendiri sudah 5 hari tidak pernah pergi ke Guntung untuk membeli air bersih,” tambahnya.

Iapun berharap warga yang belum kebagian tandon yang jumlahnya kurang lebih 13 rumah, tahun ini semuanya dapat bantuan kembali dari Pupuk Kaltim.

“Mudah – mudahan Pupuk Kaltim produksinya tetap jalan dengan lancar sehingga terus memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui, Selain memberikan bantuan sand filter penjaringan air hujan menjadi air bersih, Pupuk Kaltim juga telah banyak memberikan bantuan berupa perbaikan sekolah, jalan, pengembangan kapasitas masyarakat melalui pelatihan budidaya rumput laut beserta olahannya, serta beberapa pelatihan kapasitas lainnya. Adv. Hr.