Bupati Harapkan Para Pendidik Menggali Potensi Peserta Didik

oleh -166 views
Bupati Berau, Muharram.

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Bupati Berau H Muharam S.Pd MM berharap tenaga pendidik, mulai di tingkat SD hingga SMA atau SLB dapat menemukan dan mengembangkan potensi anak didiknya. Maka dalam kegiatan transfer ilmu, pendidik tak hanya harus fokus pada meteri akademis saja, tetapi juga mampu membuka pola pikir, wawasan, dan paradigma berfikir anak didik seluas- luasnya ungkapnya.

Menurut Bupati Muharram, banyak potensi yang bisa digali dari setiap peserta didik. Tugas pendidik adalah bagaimana agar potensi-potensi tersebut dapat berkembang dengan maksimal, baik melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

Pendidik harus membuka pola pikir anak didiknya, bisa dengan menceritakan kisah- kisah sukses inspiratif, dari orang- orang sukses, agar menjadi inspirasi peserta didik etelah mereka lulus sekolah, atau pun lulus kuliah nanti Katanya.

Maka, kata Bupati Muharram, mulai dari sekarang, para insan pendidikan harus pandai bergaul dengan siapapun. Baik pengusaha sukses, politisi, kepala daerah, maupun ulama, agar hasil pergaulan tersebut bisa juga membawa peluang- peluang kemajuan bagi dunia pendidikan.

Sebagai kepala daerah, kami minta bantuan para pendidik untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, hingga penyerapan tenaga kerja lulusan SMA dan SMK meningkat harapnya.

Pengembangan potensi siswa melalui kegiatan intrakurikuler dapat terwujud melalui proses belajar yang melibatkan peserta didik secara aktif. Dengan demikian, siswa terus mengasah kecerdasan logika saat merumuskan ide -ide atau pendapat.

Sementara pada kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karier peserta didik serta kegiatan keagamaan, kepemimpinan. Urainya.

Salah satu tujuan program yang adapat diandalkan oleh tenaga pendidik adalah, untuk menangkal paham radikalisme yang rentan di kalangan remaja dan menghilangkan dekadensi atau kemerosotan moral anak. Insya Allah dengan pendidikan agama yang intens, peserta didik akan memiliki pondasi yang kuat, tak mudah untuk terpengaruh hal hal yang negatif, Jelasnya. #mar/adv